Pelaku Penipuan Modus Jual Mobil, Tiga Kali Pernah Dipenjara dalam Kasus yang Sama

Pelaku beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Kuta. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama Zulkipli (34) yang ditangkap karena menipu pembeli mobil rupanya pernah mendekam di balik jeruji penjara. Hal itu diketahui setelah ia diperiksa secara intensif oleh polisi.

“Dia ini residivis dalam kasus yang sama. Sebelumnya sudah tiga kali dia menipu orang,” kata Kanitreskrim Polsek Kuta AKP Made Yudistira saat dikonfirmasi, Senin (27/9/2021).

Zulkilpli ditangkap atas laporan pria paruh baya bernama Novarman AR (60) yang ditipu pelaku. Dalam kasus ini, korban asal Kota Tangerang, Banten ini menderita kerugian Rp35 juta.

Peristiwa bermula ketika korban tertarik dengan mobil yang ditawarkan pelaku di melalui Facebook. Setelah itu, korban menghubungi pelaku untuk melihat kondisi mobil.

Usai berkomunkasi, pelaku datang ke Hotel Grand Zuri, Jalan Raya Kuta, Badung tempat korban menginap, Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

Di sana pelaku kemudian menunjukkan foto-foto mobil BMW yang dijual. Setelah sepakat harga, pelaku pergi dan esok harinya kembali menemui korban untuk meminta uang muka.

Hari itu juga, korban mentransfer uang Rp5 juta ke rekening pelaku. Belum juga mobil dikirim, keesokan harinya pelaku kembali menemui korban di hotel untuk meminta uang. Korban pun kembali mentrasfer uang Rp30 juta.

Agar korban tak curiga, pelaku menyerahkan 1 unit mobil Kia Rio warna putih untuk dipakai korban sebagai jaminan sambil menunggu mobil yang dibeli korban dibawakan ke hotel.

“Saat itu pelaku mengatakan akan mengantar mobil pada tanggal 27 Mei 2021 pagi,” jelas Kanitreskrim.

Lantaran pelaku belum juga datang, korban akhirnya keluar hotel untuk makan siang dengan menggunakan mobil Kia yang diberi pelaku.

BACA JUGA:  Gunakan Dokumen Perjalanan Palsu, Warga Ethiopia Dituntut 2 Tahun Penjara

Namun ketika tiba di basement hotel, korban terkejut karena mobil tidak ada di sana. Korban kemudian meminta pihak hotel untuk membuka rekaman CCTV dan terlihat 2 orang mengendarai sepeda motor masuk ke basement hotel dan mengambil mobil tersebut.

Korban curiga pelakulah yang mengambil mobil yang diparkir di basement hotel. Namun lantaran harus pulang ke Tangerang, korban baru melaporkan peristiwa yang dialaminya ke kantor polisi, Rabu (22/9/2021) pagi.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya mengetahui tempat tinggal pelaku. Kurang dari 24 jam, pelaku ditangkap di rumahnya di daerah Pemogan, Denpasar Selatan.

Kepada polisi, pelaku mengakui menawarkan 1 unit mobil BMW kepada korban, namun mobil tersebut bukanlah miliknya. Selain itu, pelaku mengaku dialah yang mengambil mobil Kia Rio yang diparkir di basement hotel tanpa sepengetahuan korban.

Pelaku juga mengaku uang yang diperoleh dari korban digunakan untuk membuat kunci cadangan mobil Kia Rio di daerah Jimbaran, membeli baju, membeli handphone, membeli sepatu, bayar cicilan motor.

“Selain itu, uang hasil kejahatan diberikan ke istri dan mertuanya, biaya hidup selama peratian ke Lombok dan Banyuwangi,” kata Kanitreskrim. (agw)