Terungkap, Pelaku Pemerasan Merupakan Residivis Kasus Narkotika

Pelaku pemerasan saat di Mapolsek Denpasar Selatan. (FOTO : Agung W/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pria bernama Aloisius Gonzaga Tasi (39) ditangkap polisi karena melakukan aksi pemerasan dan pencurian. Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa  pelaku sebelumnya pernah mendekam di penjara atas berbagai kasus.

“Dia ini merupakan residivis kasus pemerasan dan narkoba,” kata Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika KP, Kamis (23/9/2021) di Denpasar.

Penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan perempuan bernama Iis Sugiati (35). Ia menjadi korban kejahatan saat hendak pulang usai membeli air warung, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 11.15 Wita.

Awalnya korban dihentikan tersangka di Jalan Pendidikan, Denpasar Selatan dan berpura-pura menanyakan Jalan Bangau. Korban menjawab tidak tahu dan tersangka pergi.

Beberapa meter kemudian, tersangka kembali dan menghampiri korban. Di sana tersangka langsung menarik kalung korban dan langsung kabur.

Sebelumnya, pelaku juga melakukan aksi kejahatan di Jalan Pulau Moyo, Pedungan, Denpasar Selatan, Minggu (5/9/2021) sekitar pukul 23.45 Wita.

Korbannya seorang perempuan bernama Betha Cendekia (28) yang baru pulang dari kerja. Pelaku menghentikan kendaraan korban. Setelah itu pelaku meminta uang sembari mengeluarkan pisau dari balik bajunya.

“Karena ketakutan, korban kemudian memberi uang Rp30 ribu. Tersangka tidak mau menerima dan meminta tambahan sehingga korban kembali memberi Rp50 ribu. Setelah itu tersangka kabur,” jelas Kapolsek.

Berbekal laporan dari korban, polisi yang melakukan mendapati identitas pelaku. Ia akhirnya ditangkap di seputaran Denpasar, Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 20.00 Wita.

“Dari tangan pelaku kita amankan satu unit sepeda motor dan sebilah pisau dapur dengan gagang warna kuning yang digunakan pelaku beraksi,” jelas Kanitreskrim.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun. (agw)

BACA JUGA:  Miliki Senpi Ilegal, Purnawirawan TNI-AD Dituntut 1,5 Tahun Penjara