Mana Saja Titik Ganjil-genap di Kota Denpasar dan Badung? Ini Penjelasan Kadishub Bali

Kadis Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Bali bakal menerapkan aturan Ganjil-genap pascadibukanya objek wisata Pulau Dewata. Titik pemberlakuan Ganjil-genap itu di antaranya, mulai jalan akses Pantai Matahari Terbit (dari Simpang Bypass I Gusti Ngurah Rai sampai dengan Lapangan Parkir Pantai Matahari Terbit).

Daerah Tujuan Wisata Sanur, dimulai dari Kota Denpasar di Jalan Hang Tuah Timur hingga Pantai Sanur. Jalan Akses ke Pantai Segara, Jalan Akses Pantai Sindu, Jalan Akses Pantai Karang, Jalan Akses Pantai Semawang dan Jalan Akses ke Pantai Merta Sari.

Sementara untuk Daerah Tujuan Wisata Kuta, Kabupaten Badung, di sepanjang jalan Pantai Kuta dimulai dari, simpang jalan Pantai Kuta – Jalan Bakung Sari.

Kebijakan itu, kata Kadis Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta di Denpasar, Selasa (21/9/2021) sesuai Imendagri Nomor 42 Tahun 2021.

“Mengatur pengendalian mobilitas untuk mengurangi kepadatan. Ini ditujukan agar masyarakat tertib dan mematuhi ketentuan yang berlaku untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Aturan ganjil genap itu berlaku selama tiga jam dengan pengaturan, pagi pukul 06.30 Wita hingga pukul 09.30 Wita dan sore mulai pukul 15.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

Sistem Ganjil genap di Bali berlaku pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

“Ini untuk mengatur jadwal masyarakat mengunjungi atau berlibur ke pantai agar tidak menumpuk,” kata Samsi.

Kendaraan yang dikecualikan dapat melintas pada saat dilaksanakan penerapan sistem Ganjil genap di Sanur dan Kuta yakni, jenis kendaraan operasional karyawan yang digunakan untuk menjemput tamu VIP, serta jenis angkutan on-line yang membawa makanan.

Untuk meminimalisasi pelanggaran, pada kendaraan angkutan online yang diperbolehkan melintas akan disiapkan stiker oleh petugas, demikian Samsi. (*/red)

BACA JUGA:  Cegah Arogansi Berlebihan, Polisi Dampingi Pecalang dan Aparat Desa Amankan Wilayah