Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Pasien Covid yang Dinyatakan Meninggal

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Puluhan orang telah dipanggil penyidik kepolisian dari Polresta Denpasar untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan salah input data pasien Covid-19 di Kota Denpasar.

“Banyak yang kita panggil untuk dilakukan klarifikasi,” terang Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat saat ditemui, Kamis (16/9/2021) di Mapolresta Denpasar.

Kasatreskrim mengatakan, mereka yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar beserta operatornya.

Kemudian koordinator Satgas Covid-19 beserta petugas operatornya, Direktur RSUP Sanglah bersama operatornya dan Direktur RS Wangaya beserta operatornya.

“Rencananya minggu ini kami gelar perkara untuk mengetahui ada tidaknya tindak pidana dalam kasus ini,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi menerima informasi terkait seorang pasien Covid-19 berinisial Ketut JG dinyatakan meninggal dunia oleh operator Satgas Covid-19 Kota Denpasar.

Padahal, karyawan salah satu garmen ini telah sembuh dari Covid-19 usai menjalani isolasi terpusat (Isoter) di Hotel Prime Biz Kuta, Badung pada tanggal 3 September 2021.

Bahkan saat ini Ketut JG dikabarkan tengah pulang ke rumahnya di wilayah Seririt, Buleleng untuk beristirahat.

Data yang menyatakan Ketut JG meninggal dunia muncul dalam aplikasi NAR (New All Record) di Kemenkes RI yang kemudian dirilis pada 4 September 2021. (agw)

BACA JUGA:  Ringkus Pengedar Narkoba, Polisi Amankan Ribuan Butir Ekstasi