3 Objek Wisata di Gianyar Uji Coba Aplikasi Peduli Lindungi

Kadispar dan jajaran saat memantau kesiapan DTW untuk uji coba. (foto: ist)

Beritabalionline.com –  Sebanyak 3 objek wisata di Kabupaten Gianyar sudah mendapatkan aplikasi Peduli Lindungi dari Kemenkes sebagai syarat utama guna membantu pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Diantara obyek wisata yang sudah mendapat aplikasi ini dan sudah bisa dibuka untuk wisatawan adalah Taman Safari, Monkey Forest Ubud dan Air Terjun Tegenungan.

“Tiga obyek wisata tersebut sudah uji coba, yang lain sedang proses. Syarat pentingnya mendapat aplikasi Peduli Lindungi dari Kemenkes, mengacu pada SE Gubernur No 15 Tahun 2021 Tentang Tatanan Kehidupan Era Baru, dimana Uji coba pariwisata dan tempat umum lainnya dilaksanakan dengan Prokes ketat,” kata Kadis Pariwisata Gianyar, Anak Agung Gede Putrawan, Selasa (14/9/2021).

Disebutkan AA Putrawan, ada tiga hal penting dalam uji coba pariwisata tersebut adalah melaksanakan prokes yang ketat, kapasitas maksimal 50% dari situasi normal dan memiliki aplikasi peduli lindungi dari Kemenkes.

“Bukan hanya obyeknya saja yang memiliki peduli lindungi, tapi pengunjung juga wajib memperlihatkan aplikasi peduli lindungi saat masuk obyek wisata,” jelasnya.

Dirinya juga sejak beberapa hari ini berkeliling ke DTW yang ada di Gianyar, untuk memastikan DTW dan Hotel-Restoran mendapatkan aplikaai peduli lindungi, sehingga bisa melakukan aktifitas pariwisata.

 

Disebutnya, beberapa Hotel dan DTW sedang berproses untuk mendapatkan aplikasi tersebut, “Sebagian besar sedang berproses, ada yang tinggal buka aplikasi. Pada intinya pelaku pariwisata sedang berproses,” ujarnya.

Seperti halnya DTW Bali Zoo, Tirta Empul dan DTW lain sudah masuk aplikasi dan tinggal launching, sehingga wisatawan yakin, DTW tersebut sudah memiliki fasilitas prokes dan SDM yang melaksanakan Prokes.

BACA JUGA:  Denpasar Catatkan Prosentase Kesembuhan Pasien Corona 77, 64 Persen

Kadispar juga berharap semua akomodasi hotel, villa, penginapan dan restoran termasuk jasa transport segera masuk aplikasi peduli lindungi dari Kemenkes. “Masa uji coba ini mesti disambut baik semua komponen pariwisata, karena ini syarat wajib,” pungkasnya.(yes)