10 Tahun di Indonesia Tanpa Dokumen Resmi, Perempuan Malaysia Dideportasi

Perempuan asal Malaysia saat sebelum dideportasi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Seorang perempuan warga negara Malaysia berinisial SA dideportasi lantaran dianggap melanggar Pasal 75 ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Yang bersangkutan diduga melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Selasa (14/9/2021) di Denpasar.

Jamaruli menerangkan, dari informasi yang diperoleh, SA sebelumnya tinggal di wilayah Sumbawa Besar Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 10 tahun.

Yang menjadi persoalan, ia tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan sah sehingga diamankan oleh petugas Imigrasi.

Oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, ia kemudian diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Rabu (4/8/2021).

Setelah sepekan menjalani pemeriksaan di Rudenim Denpasar, SA akhirnya dideportasi ke negaranya, Minggu (12/9/2021).

“Melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang bersangkutan kemudian diberangkatkan menggunakan pesawat Malindo Airways jurusan Jakarta-Kuala Lumpur,” jelas Jamaruli. (agw)

BACA JUGA:  Satu Lagi Jenazah Korban KMP Yunicee Tenggelam Ditemukan