Pertama di Indonesia, Gubernur Koster Luncurkan Keyboard Aksara Bali Digital

Gubernur Bali Wayan Koster melaunching Papan Ketik (Keyboard) Aksara Bali. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster melaunching Papan Ketik (Keyboard) Aksara Bali yang dikembangkan Tim Peneliti Program Studi Informatika Fakultas MIPA Universitas Udayana, Minggu (12/9/2021).

Pertama kali dalam sejarah dan pertama kali di Indonesia, Aksara Bali sebagai salah satu huruf asli Nusantara ditransformasikan ke dalam bentuk digital dengan menggunakan media berupa Papan Ketik (Keyboard) Aksara Bali.

Acara peluncuran Keyboard Aksara Bali dilaksanakan secara hibrid (luring dan daring) diikuti oleh 45 siswa SD, SMP, SMA/SMK, SLB kabupaten/kota se-Bali, dan 4 orang perwakilan mahasiswa dari Universitas Udayana, Institut Seni Indonesia Denpasar, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, dan Universitas Hindu Indonesia Denpasar.

Menurut dia, dengan pengembangan “keyboard” itu, maka aksara Bali tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bali, tetapi akan meluas ke pergaulan masyarakat nasional, bahkan memasuki pergaulan masyarakat dunia.

Ide atau gagasan mengembangkan Papan Ketik Aksara Bali tersebut sekaligus merupakan kelanjutan pelaksanaan kebijakan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“Tujuannya untuk melindungi keberadaan aksara Bali sebagai warisan adiluhung dari leluhur Bali,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bali menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa dan mahasiswa, memberikan tujuh soal untuk diketik dalam aksara Bali dan ternyata para siswa dan mahasiswa dengan sigap mampu menuliskan secara benar dan cepat dari laptop masing-masing yang ditayangkan langsung dalam layar virtual.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Bali secara spontan memberikan penghargaan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp1 juta kepada 49 perwakilan siswa dan mahasiswa yang akan dikirim melalui rekening masing-masing.

BACA JUGA:  Pemuda Tenggelam di Sungai Sangsang Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Keyboard aksara Bali diyakini akan mendunia, karena memiliki tujuh keunggulan fungsi, yakni menggunakan koneksi WiFi (USB dongle) atau Bluetooth; dapat digunakan untuk menuliskan Aksara Bali secara natural (tanpa auto correction); dan dapat digunakan untuk menuliskan aksara Bali pada sistem operasi yang berbeda seperti Apple MacOS dan Microsoft Windows.

Selanjutanya dapat digunakan untuk membuat dan menyimpan dokumen digital pada berbagai macam aplikasi seperti Microsoft Office, Google Office (Docs, Spreadsheet, Presentation), Notes, iWork dan lain-lain dengan menggunakan Aksara Bali.

Kemudian dapat digunakan untuk menuliskan dokumen pada website/Internet dengan Aksara Bali; dapat digunakan untuk menuliskan pesan pada media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram dengan Aksara Bali; dan hasil pembuatan dokumen atau pesan yang dihasilkan dapat dibagikan ke orang lain tanpa mengubah tampilan aksara Bali yang telah dibuat sebelumnya.

Sementara itu, Pengelola Domain dan Internet Indonesia (PANDI), Prof Yudho Giri Sucahyo, PhD menyampaikan apresiasi dan bangga pada komitmen dan pencapaian Gubernur Wayan Koster dalam melestarikan aksara lokal.

Menurutnya, ini merupakan sebuah langkah besar terhadap kemajuan digitalisasi aksara Bali sekaligus upaya pelestarian nilai-nilau budaya bangsa khususnya budaya Bali.

Hal ini sangat sesuai dengan program kerja yang sedang dikampanyekan PANDI yaitu Program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN). Pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga UNESCO turut mendukung secara penuh program tersebut. (*/red)