Tiga Pelaku Pencurian AC Dibekuk Polsek Ubud

Para pelaku saat diamankan di Mapolsek Ubud. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Jajaran Polsek Ubud, Kabupaten Gianyar berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang diduga melakukan pencurian AC outdoor di areal jalan Hanoman Ubud, Gianyar, (31/8/2021).

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama di dampingi Kasubbag Humas Polres Gianyar AKP I Nyoman Hendra Jaya dalam jumpa pers pada, Selasa (8/9/2021) menjelaskan, terduga pelaku yang berhasil diamankan adalah SL (30) alamat Lingkungan Pesalakan Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.
Kemudian KD (41) alamat asal Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Serta MT (29) alamat asal Desa Petung, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso.

“Penangkapan ketiga orang pelaku ini berawal dari laporan polisi oleh korban yang melaporkan bahwa AC outdoor di toko miliknya kawasan Jalan Hanoman Ubud hilang dicuri pada 31 Agustus 2021 lalu, kemudian berbekal laporan tersebut Unit Buser Polsek Ubud melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” ujarnya.

Petugas yang juga dibackup oleh Tim Opsnal Dit Reskrimum Polda Bali melakukan lidik di daerah Badung, Bali yang diduga menjadi tempat pelarian para pelaku setelah melancarkan aksinya, setelah melakukan proses lidik petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku atas nama SL di Taman Geriya kawasan Jimbaran, Badung.

“Setelah diinterogasi oleh petugas, pelaku ini akhirnya mengaku perbuatannya telah melakukan aksi pencurian di kawasan Jalan Hanoman Ubud pada 31 Agustus 2021 lalu, berbekal keterangan pelaku ini petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku lainnya,” katanya.

Dari keterangan pelaku SL, petugas akhirnya mengamankan dua orang pelaku lainnya yakni KD dan MT saat hendak melarikan diri ke pulau Jawa menggunakan jasa travel.
“Kita amankan dua pelaku itu dikawasan Benoa, saat itu kedua pelaku ini hendak melarikan diri ke Pulau Jawa,” ucapnya.

BACA JUGA:  Mantan Promotor Tinju, Zainal Tayeb Jalani Sidang Perdana di PN Denpasar

Menurut keterangan para pelaku, hasil kejahatannya tersebut dijual ke pengepul barang bekas untuk kebutuhan sehari-hari.

“Keterangan pelaku sementara seperti itu, kita akan dalami lagi,” ungkapnya.
“Atas perbuatannya, para pelaku diancam dengan pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun,” tandas Kapolsek Ubud.(yaw)