Edarkan Sabu, Pemandu Surfing Dituntut 14 Tahun Penjara

Terdakwa menundukan mukanya saat mengikuti sidang secara daring di PN Denpasar. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Raja Andika Syah Putra, terdakwa asal Padang, Sumatera Barat diajukan tuntutan hukuman pidana selama 14 tahun penjara. Jaksa Eddy Artha Wijaya,SH menilai perbuatan terdakwa bersalah atas kepemilikan sabu berat 74,30 gram.

Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Bali itu, menjerat terdakwa yang bekerja sebagai pemandu surfing dalam dakwaan Primair melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun potong masa tahanan,” kata jaksa dalam sidang yang berlangsung secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (2/9/2021).

Sebagaimana tertuang dalam amar tuntutan jaksa, remaja 25 tahun itu diamankan di kamar kosnya, Jalan Cekomaria GangTanjung, Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, pada Jumat, 21 Mei 2021 pukul 13.00 Wita.

Dari drama penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 28 paket sabu dalam bentuk buntalan yang dilapisi semen. “Dari pemeriksaan petugas diketahui total berat bersih sabu 74,30 gram,” sebut Jaksa dalam dakwaan.

Menurut pengakuan terdakwa sebelumnya, dia menerima paket sabu sebanyak 100 gram yang dipecah menjadi 31 paket. Dikatakan, barang tersebut adalah milik seseorang yang dikenal dengan nama bos (DPO).

Berdasarkan keterangan tersebut, jaksa menilai perbuatan terdakwa bersalah karena menguasai narkotika golongan 1 yang beratnya melebihi dari 5 gram.

“Menuntut terdakwa pidana penjara selama 14 tahun dan dan sebesar Rp2 miliar, subsider 6 bulan penjara,” tuntut Jaksa di hadapan Hakim Ketua Hari Supriyanto,SH.,MH. (sar)

BACA JUGA:  Terbukti Tilep Uang Pembayaran PPN, Mantan Direktur GMP Diganjar 14 Bulan Penjara