Polisi Ringkus 2 Pelaku Penyekapan Pengusaha di Depok

Foto ilustrasi penyekapan.

Beritabalionline.com – Polisi berhasil meringkus dua terduga pelaku penyekapan terhadap seorang pengusaha bernama Handiyana Sihombing (44). Sebelumnya, Handiyana disekap selama tiga hari di Hotel Margo di Jalan Margonda Raya, Depok.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes mengatakan kedua terduga pelaku yang ditangkap merupakan teknisi di perusahaan tempat korban bekerja. Saat penyekapan terjadi, mereka bertugas menjaga korban saat disekap selama tiga hari.

“Ada tujuh orang tapi yang kita amankan saat itu ada dua orang. Masih kita dalami dahulu, karena korban sendiri tidak mengetahui nama-namanya,” kata Yogen kepada wartawan, Senin (30/8/2021).

Yogen mengatakan, saat ini kedua terduga pelaku itu masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik. Selain melakukan penyekapan, pelaku juga melakukan pengancaman kepada korban yakni melarang keluar dari kamar hotel.

Yogen menyebut penyekapan ini terjadi karena korban diduga melakukan penggelapan uang di perusahaan tempatnya bekerja.

Saat penyekapan yang dimulai sejak Rabu (25/8/2021), korban sempat diminta untuk menunjukan aset-aset yang diduga hasil penggelapan uang perusahaan.

“Namun, pada Jumat ada konfrontasi sehingga korban dan istrinya langsung melarikan diri ke arah lobi dan meminta tolong sekuriti hotel,” tutur Yogen.

Dalam kasus ini, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 333 KUHP tentang penyekapan dengan ancaman pidana delapan tahun penjara. (itn)

BACA JUGA:  Rizieq Didenda Rp20 Juta dalam Kasus Megamendung dan Dibui 8 Bulan dalam Kasus Petamburan