Cek Kondisi Tahanan, Propam Mabes Polri Datangi Polresta Denpasar

Tim Biro Provos Divpropam Polri melakukan pengecekan Rutan Mapolresta Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tim Biro Provos Divpropam Polri yang dipimpin Kombes Pol. Jannus P Siregar mendatangi Polresta Denpasar guna melakukan pengecekan penjagaan Mako, VIP, tahanan serta protokol kesehatan Covid-19.

“Kegiatan ini tidak terlepas dari kesiapan kita dalam pengamanan markas termasuk juga adanya terobosan kreatif dalam pengamanan ruang tahanan yang ada di Mako Polresta Denpasar,” kata Kombes Jannus, Kamis (26/8/2021) di Mapolresta Denpasar.

Dirinya mengaku sebelumnya sudah sempat berdiskusi dengan Wakapolda Bali terkait dengan tahanan, di mana selama ini masih dualisme dalam penjagaan tahanan baik oleh tahanan dan barang bukti (Tahti) maupun oleh pelayanan masyarakat (Yanma).

Dijelaskan, dalam Peraturan Kapolri (Perkap) untuk perawatan tahanan merupakan tugas dari Tahti sedangkan penjagaan dilakukan oleh Yanma.

“Jangan sampai ada jurang pemisah, bila terjadi sesuatu sebagai misal ada tahanan lari ataupun tahanan gantung diri biar tidak timpang tindih masalah tanggungjawabnya,” pesannya.

Ia mengingatkan agar tempat khusus (Patsus) yang dibuat bukan hanya pajangan namun tujuannya adalah untuk membuat efek jera bagi anggota yang melakukan pelanggaran.

“Patsus tersebut diberlakukan untuk benar-benar memberikan efek jera kepada personel Polri ataupun PNS Polri yang melakukan pelanggaran bukan hanya sebagai pelampiasan saja, namun dalam pelaksanaannya tetap harus ada pembatasan-pembatasan,” ucapnya.

“Patsus itu sama pemberlakuannya seperti tahanan dari orang umum seperti pemakaian baju tahanan dan siapkan buku-buku yang ada kaitannya dengan kerohanian, jangan saja kerena sama-sama anggota Polri, lantas kita biarkan saja personel tersebut yang menjalankan Patsus ditempatkan di luar ruangan,” tegasnya.

Sementara Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana menerangkan bahwa tahanan yang menghuni Rutan Mako Polresta Denpasar jika sesuai dengan derektif dari Mabes Polri sudah overload.

BACA JUGA:  Sapa Desa Susut Bangli, Ny Putri Koster Ingatkan Pentingnya Berbagi

Menurutnya, hal itu dikarenakan narapidana yang telah divonis oleh Pengadilan Negeri Denpasar masih dititip di Rutan Mako Polresta Denpasar.

“Dari Kasat Tahti Polresta Denpasar sudah koordinasi dengan Kasi Pidum dan juga dengan jaksa penuntut umum, namun kendala di Lapas tahanan penuh dan juga karena Covid 19 sehingga masih dititip di Rutan Mako Polresta,” jelasnya.

Untuk tahanan terang AKBP Wayan Jiartana, 50 persen merupakan tahanan kasus narkotika dikarenakan Polresta Denpasar tengah gencar melakukan pengungkapan kasus narkoba baik skala kecil ataupun skala besar. (agw)