Dua Napi Asing Penghuni Rutan Bangli Menolak Divaksin

Narapidana penghuni Rutan Kelas IIB Bangli mengikuti vaksinasi tahap II. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Dua warga negara asing penghuni Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli menolak divaksin. Tidak diketahui alasan kedua narapidana warga asing tersebut menolak untuk menjalani vaksinasi.

“Dua WNA yang menolak divaksin yakni warga negara Rusia dan Inggris,” terang Kepala Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Senin (23/8/2021) di Denpasar.

Jamaruli mengatakan, sebelumnya Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli menggelar vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi tahap II sendiri awalnya direncanakan menyasar 219 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana.

Dari jumlah tersebut, 72 orang tidak dapat divaksinasi dikarenakan 6 orang terinveksi HIV, 4 orang sudah vaksin lengkap, 4 orang menolak vaksin jenis Astra zeneva, 15 orang tahanan telah terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya di Polda Bali.

Kemudian 3 orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya di Polres Bangli, 35 ditunda untuk vaksin karena memiliki penyakit penyerta, 2 orang masih dititip di Polres Bangli, satu masih bayi serta 2 WNA menolak untuk divaksin.

“Sehingga WBP yang mengikuti vaksinasi Covid-19 sebanyak 147 orang, termasuk ada 3 orang WNA,” jelasnya.

Ditambahkan, vaksinasi terhadap WBP yang mengalami penundaan akan dikordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli. (agw)

BACA JUGA:  Bupati Dana Cek Langsung Jalan Hancur di Gegelang