Jaya Negara Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2021

IGN Jaya Negara (kiri) saat mengikuti Pembukaan Sidang Paripurna ke-16 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pembukaan Sidang Paripurna ke-16 Masa Persidangan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar digelar secara resmi di gedung DPRD Denpasar, Jumat (20/8/2021).

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, dalam kesempatan itu menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira dan AA Ketut Asmara Putra.

Jaya Negara menjelaskan, penyusunan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara dilakukan secara menyeluruh guna menampung seluruh perubahan asumsi-asumsi dalam pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah yang terjadi karena perubahan asumsi makro yang berimbas pada struktur APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021, ataupun untuk menampung tambahan belanja prioritas yang belum diakomodir dalam APBD Kota Denpasar Tahun 2021.

Lebih lanjut dikatakan, untuk Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 yakni Pendapatan Daerah Kota Denpasar setelah perubahan dirancang sebesar Rp 1,85 Triliun.

Adapun Pendapatan Daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah setelah perubahan dirancang sebesar Rp639,57 Miliar, Pendapatan Transfer setelah perubahan dirancang sebesar Rp1,13 Triliun, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah setelah perubahan dirancang sebesar Rp79,93 Miliar.

Selanjutnya, untuk Belanja Daerah Dalam Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 dirancang sebesar Rp2,16 triliun atau bertambah sebesar Rp202,41 miliar yang terdiri atas Belanja Operasi setelah perubahan dirancang sebesar Rp1,82 triliun, Belanja Modal setelah perubahan dirancang sebesar Rp133,13 miliar, Belanja Tidak Terduga setelah perubahan dirancang sebesar Rp46,96 miliar, dan Belanja Transfer setelah perubahan dirancang sebesar Rp158,34 miliar.

BACA JUGA:  Legislator Dukung Bupati Rencana Bangun Tanggul di Songan

Jaya Negara mengatakan, berdasarkan target pendapatan dan belanja daerah yang telah diuraikan di atas maka dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 terjadi defisit sebesar Rp312,80 miliar. Di mana, rencana defisit ini akan ditutup dari Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Silpa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp312,80 miliar.

“Sekali lagi, selamat bermusyawarah, dan sudah tentu kami mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujar Jaya Negara. (*/hms)