Tampung Masyarakat Terpapar Covid 19, Pemkot Denpasar Tambah 2 Tempat Isoter

Warga yang positif Covid-19 dijemput petugas dengan protokol Covid-19 menuju hotel tempat isolasi terpusat. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Untuk menampung masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar tidak melakukan isolasi mandiri (isoman), Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali menambah 2 tempat isoter (isolasi terpusat) terbaru, yakni satu hotel di kawasan Sanur dengan kapasitas 350 tempat tidur dan satu asrama BPSDM di wilayah Sesetan dengan kapasitas 60 tempat tidur.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, baru-baru ini mengatakan, penambahan 2 isoter baru ini untuk menampung masyarakat yang terpapar virus Covid-19. Sebelumnya sudah ada 7 isoter. .

Oleh karenanya, pihaknya akan mengerahkan isoman untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter). “Kami akan segera arahkan Isoman ke Isoter sesuai arahan Menteri Marves dan Kapolri,” kata  Dewa Rai

Untuk pelaksanaan isolasi terpusat ini, perhari ini pihaknya sudah menambah dua tempat isolasi yakni salah satu hotel di Sanur dan Balai Diklat BPSDM yang berada di Jalan Raya Sesetan.

Dimana untuk hotel di kawasan Sanur memiliki kapasitas 350 tempat tidur, sementara di Balai Diklat BPSDM sebanyak 60 tempat tidur.

Pihaknya mengaku secara bertahap akan memindahkan Isoman ke tempat Isoter. “Ini kami utamakan yang positif kemarin dan hari selanjutnya. Kami fokus pada kasus yang baru,” katanya.

Sementara itu, dari seribu-an jumlah OTG GR yang menjalani isolasi mandiri, kebanyakan sudah menjalani isolasi lebih dari 7 hari. Selain dua tempat Isoter yang baru tersebut, Pemkot Denpasar sebelumnya sudah memiliki 7 tempat Isoter.

Dimana kapasitas tempat tidur untuk 7 tempat Isoter ini yakni 928 tempat tidur. Sehingga total tempat tidur pada tempat isolasi sebanyak 1.348 tempat tidur. (ist)

BACA JUGA:  Tari Baris Jangkang Nusa Penida Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia