Tekan Penularan Covid, TNI dan Polri Jemput Masyarakat yang Isoman ke Lokasi Isoter

Pangdam Udayana bersama Kapolda Bali meninjau Kantor BPBD Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas gabungan dari TNI, Polri dan tenaga kesehatan di Bali dikerahkan untuk menjemput masyarakat terkonfirmasi Covid-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman) ke tempat isolasi terpusat (isoter).

“Jumlah tambahan kasus terkonfirmasi positif harian sangat cepat, sehingga perlu dilakukan langkah sesegera mungkin,” ucap Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simajuntak, Sabtu (14/8/2021) di Lapangan Renon, Denpasar.

“Kami tidak mau membuat rencana panjang-panjang, hari ini juga kita bersama instansi terkait melaksanakan penjemputan,” lanjutnya usai memantau kegiatan apel gelar pasukan.

Pangdam mengungkapkan, dari data yang ada, tercatat kurang lebih 8.000 masyarakat di Bali terkonfirmasi Covid dengan gejala ringan maupun tanpa gejala tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dari jumlah tersebut, 5 ribu orang lebih tinggal di wilayah Denpasar dan Badung. Oleh karena itu dilakukan upaya penjemputan masyarakat yang isoman menuju tempat isoter.

“Varian delta ini sangat berbahaya dan bisa menular hingga 10 lipat lebih ganas. Jadi tidak bisa isoman, harus isolasi terpusat,” tegasnya.

Di tempat yang sama Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra menambahkan, isolasi mandiri sangat berisiko menulari keluarga lain yang ada di rumah.

Untuk itu TNI dan Polri bersama instansi terkait berupaya dan mengajak serta menjemput masyarakat yang tercatat terkonfirmasi positif diajak ke isolasi terpusat.

“Di kabupaten lain juga melakukan hal yang sama. Menjemput isoman. Karena penyebaran Covid-19 ini ada di mana-mana. Oleh karenanya kami upayakan penjemputan untuk semua isoman guna menjalani isoter,” ujarnya.

Usai memantau apel gelar pasukan, Pangdam Udayana dan Kapolda Bali berjalan kaki dari lapangan Renon menuju Kantor BPBD Provinsi Bali. Sayangnya, di kantor ini tidak ada Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Made Rentin.

BACA JUGA:  Gubernur Koster: Susun Program Realistis Bali Bersih Narkoba

“Saya lihat kesiapan posko di sini sudah bagus. Posko sudah ada dan sudah berjalan dengan baik,” ucap Pangdam. (agw)