Kedapatan Beroperasi di Masa PPKM, Dua THM di Denpasar Ditutup Sementara dan Didenda

Pemberian sanksi kepada pengelola THM oleh Kasatpol PP Kota Denpasar, Senin (9/8/2021). (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Dua tempat hiburan malam (THM) di Kota Denpasar Disemprit Sat Pol PP Kota Denpasar. Keduanya diganjar sanksi penutupan sementara dan denda sebesar Rp1 juta rupiah lantaran kedapatan beroperasi di masa PPKM Level 4.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi, Senin (9/8/2021) mengatakan, kedua THM tersebut kedapatan tetap beroperasi di masa PPKM Level 4.

Karenanya, lanjut Sayoga, sesuai Intruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021, Pergub Bali Nomor 10 Tahun 2021, Perda Nomor 1 Tahun 2015 dan Perwali Nomor 17 Tahun 2021, maka kedua THM tersebut dapat dikenai sanksi.

“Jika mempedomani aturan di atas dalam masa PPKM level 4 belum boleh beroperasi.  Lantaran melanggar, terpaksa kedua THM tersebut kami tutup sementara dan dikenai sanksi denda sebesar Rp.1 Juta,” jelasnya

Selanjutnya dia mengingatkan, kepada seluruh pelaku usaha hendaknya bersama-sama mentaati aturan yang berlaku. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Denpasar.

“Demi kebaikan bersama untuk mencegah penularan Covid-19, mari kita taati aturan bersama-sama,” pintanya.

Pihaknya menekankan bahwa langkah ini dilakukan (menutup sementara dan memberikan sanksi denda, red) bukan untuk mencari kesalahan masyarakat.  Namun, untuk memastikam penerapan PPKM Level 4 berjalan maksimal. Sehingga percepatan penanganan Covid-19 dapat dioptimalkan.

“Jadi kami mengingatkan kembali, mari kita taati aturan bersama untuk mendukung percepatan penanganan pandemi Covid-19, jika kesehatan pulih, niscaya ekonomi akan bangkit,” demikian Sayoga. (*/ist)

BACA JUGA:  Putri Koster Dorong Kader PKK Akselerasi Vaksinasi Covid-19 untuk Difabel