Satgas Sebut Tren Kasus Covid-19 di Bali, Jateng dan Yogyakarta Masih Tinggi

Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah. (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan, tren kasus virus Corona di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten menurun. Sementara, penambahan kasus di Jawa Timur, Yogyakarta dan Bali masih tinggi.

“Untuk empat provinsi sudah terlihat tren penurunan, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten. Mungkin di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali ini masih tren kenaikannya masih terlihat belum menggambarkan trennya belum turun,” ungkap Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam jumpa pers virtual, Rabu (28/7/2021).

Dewi menambahkan, kasus positif Corona di DKI Jakarta sempat meningkat tajam. Namun, saat ini sudah menurun pesat.

“DKI Jakarta terlihat naik puncak kemudian turun, sudah sempat mencapai jumlah kasus aktif 100 ribu, sekarang sudah di bawah 60 ribu, bahkan 50an ribu pokoknya sudah jauh sekali berkurang,” katanya.

Selain itu, Dewi menjelaskan, soal Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh provinsi Pulau Jawa dan Bali. Menurutnya, tingkat keterisian tempat tidur RS yang belum menurun di daerah Bali dan Yogyakarta.

“Untuk BOR kita lihat gambarannya mulai puncak melandai, puncak melandai, ini yang kita harapkan dapat terjadi, dan ini hampir terjadi di seluruh provinsi Jawa dan Bali. Kecuali Bali masih agak naik, kemudian Jogja agak ngeflat tapi belum sampai turun ini yang harus tetap didorong,” demikian Dewi. (itn)

BACA JUGA:  Polisi Selidiki Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Puluhan Anak di Kota Batu