Jerinx Tak Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Atas Kasus Dugaan Pengancaman, Ini Alasannya

I Gede Ari Astina alias Jerinx. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx (44) rencananya dipanggil Polda Metro Jaya terkait laporan pengancaman terhadap penggiat media sosial (medsos) Adam Deni.

Namun drummer Superman Is Dead (SID) ini batal berangkat ke Jakarta dengan alasan kondisi kesehatan.

“Mestinya saya memenuhi panggilan datang ke Jakarta untuk dimintai keterangan pada hari ini,” tulisnya dalam akun instagram miliknya yakni jerinx_, Senin (26/7/2021).

“Namun sayang masih belum bisa dilakukan, bukan karena saya mangkir melainkan adanya kendala teknis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu syarat mutlak penerbangan,” sambungnya.

Menurutnya, sebagai warga negara yang baik ketika menerima panggilan pada minggu lalu dirinya berusaha untuk menyikapinya secara kooperatif.

Bahkan ia juga mengaku mengambil inisiatif terus menjaga komunikasi intens dengan pihak penyidik yang menangani laporan tersebut dalam rangka kewajiban memenuhi panggilan.

“Akhirnya penyidik sangat memahami rekam medis berkaitan dengan riwayat kesehatan saya menjadi masalah penerbangan dari Denpasar menuju Jakarta pada situasi ketat PPKM Darurat yang masih berlaku hari ini,” ucapnya.

Dalam unggannya, suami Nora ini berharap diberikan kelonggaran, di mana ada opsi lain dari penyidik ​​agar pemeriksaan tetap berlangsung namun dimungkinkan dilakukan di wilayah hukum Polda Bali tanpa perlu datang ke Jakarta.

“Opsi ini masih menunggu koordinasi pihak internal kepolisian dan saya belum mendapat informasi lanjutan sampai hari ini,” kata Jerinx.

Namun ia juga menegaskan bila ada panggilan dari penegak hukum akan datang baik itu dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Bali atau di manapun.

“Saya sangat berharap laporan polisi yang dibuat oleh AD ini bisa dilakukan selesai dengan baik, dan penegak hukum tetap semangat Restorasi Justice (penyelesaian di luar proses hukum) mengingat saya dilaporkan UU ITE atas tuduhan ancaman kekerasan dan menakut-nakuti orang lain,” ujarnya. (agw)

BACA JUGA:  Bebas dari Penjara, WN Amerika Diserahkan ke Imigrasi untuk Dideportasi