Kepala Daerah Diminta Manfaatkan Keuangan Pemda untuk Covid-19

Mendagri Tito Karrnavian . (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau seluruh kepala daerah untuk memanfaatkan kapasitas keuangan pemerintah daerah (Pemda) yang sudah ada untuk penanganan Covid-19, tanpa harus menunggu dari pemerintah pusat.

“Kalau apa-apa menunggu dari pusat saya kira akan lambat karena pusat memikirkan semua daerah. Daerah juga memiliki kapasitas keuangan yang bisa dimanfaatkan,” kata Mendagri dalam keterangan video yang diterima Jumat (23/7/2021).

Hal itu disampaikan Tito saat mendampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam rapat pengarahan penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Barat melalui konferensi video dari Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Beban pandemi Covid-19 yang sedang dialami seluruh daerah di Indonesia dapat ditanggung bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Pemda Jawa Barat juga dapat menggunakan anggaran daerah untuk penguatan kapasitas kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19, kata Tito.

“Anggaran, baik untuk penguatan kapasitas kesehatan kemudian termasuk obat-obatan, ini sebetulnya dapat digunakan anggaran-anggaran dari daerah juga. Jadi kita bagi beban, sharing burden,” jelasnya.

Provinsi yang mendapat surat teguran Kemendagri ialah Jawa Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Papua. (itn)

BACA JUGA:  Terima Uang Rp5,4 M, KPK Tetapkan Gubernur Sulsel sebagai Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi