Imigrasi Denpasar Deportasi Satu Keluarga WN Asal Rusia

Satu keluarga asal Rusia yang dideportasi pihak Imigrasi Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar mendeportasi tiga orang warga negara (WN) asal Rusia. Salah satu yang dideportasi yakni bayi berusia 3 bulan.

“Mereka ini satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Selasa (20/7/2021) malam di Denpasar.

Ketiga WNA yang dideportasi yaitu Pavel Kablukov (34), Shuiskaia Ekaterina (32) dan Kablukova Milena berusia 3 bulan. Sebelumnya mereka ditangkap oleh petugas imigrasi di daerah Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (15/7/2021).

Jamaruli menerangkan, ketiga warga asing tersebut dinyatakan telah melanggar Pasal 78 Ayat 3 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Di mana orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih tinggal dan masih berada dalam wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal.

“Sehingga mereka dikenai tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi,” jelasnya.

Dikatakan, proses pendeportasian terhadap tiga WNA yang overstay ini berlangsung, Senin (19/7/2021) siang.

Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, mereka kemudian dibawa ke Jakarta dengan dikawal oleh petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, mereka dipulangkan menggunakan Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 957 tujuan Jakarta – Doha.

“Selain dideportasi, ketiga WNA tersebut juga dilakukan penangkalan masuk ke wilayah Indonesia,” tegas Jamaruli. (agw)

BACA JUGA:  Dua Penyair Disabilitas Denpasar Terima Penghargaan dari Korean Culture Centre