Keluyuran Tak Pakai Masker, 7 WNA Didenda

Salah satu warga asing pelanggar protokol kesehatan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tujuh warga negara asing tertangkap tangan melanggar protokol kesehatan. Mereka terjaring petugas yang tengah melakukan operasi yustisi di wilayah Kuta Utara, Badung.

“Mereka melanggar protokol kesehatan saat berada di tempat umum,” terang Kepala Kantor Wilayah Kemenkuhmam Bali Jamaruli Manihuruk, Rabu (14/7/2021) di Denpasar.

Ke 7 orang WNA yang terjaring melanggar prokotol kesehatan tersebut yakni dua warga negara Perancis bernama Tuil dan Tuil Devie, dua orang warga negara Ukraina bernama Mariia dan Serhi.

Kemudian satu orang warga negara Belanda bernama Derk, satu orang warga negara Portugal bernama Anabela dan satu orang warga negara Inggris atas nama Jonathan Hugh Pounder.

Hasil pemeriksaan oleh pihak Satpol PP, mereka merekomendasikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk melanjutkan proses terhadap Jonathan Hugh Pounder asal Inggris.

“Yang bersangkutan tidak ditahan namun Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Ngurah Rai tetap melakukan pemeriksaan dan menahan paspor miliknya. Dia ini istrinya WNI,” kata Jamaruli.

Sedangkan untuk 6 orang WNA lainnya yang melanggar protokol kesehatan, mereka diberikan sanksi denda sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali.

Sebelumnya, Tim Bidang Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai bersama Tim Operasi Yustisi PPKM Darurat yang berasal dari kepolisian dan Satpol PP melakukan operasi pelanggaran protokol kesehatan.

Sasaran operasi yang berlangsung, Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 15.00 Wita ini yakni di wilayah Simpang Deus, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

“Di saat PPKM Darurat ini, pihak imigrasi terus ikut turun dalam pelaksanaan penertiban prokes dan itu menunjukan komitmen Kementerian Hukum dan HAM khususnya imigrasi yang ikut bertanggungjawab dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Dipanggil Tak Merespons, Tukang Pijat Keliling Ditemukan Meninggal di Pos Jaga