Bupati Dana Minta Perusahaan Bangun Tower di Wilayah Ganguan Jaringan

Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat menerima kunjungan perwakilan dari PT Protelindo, PT TBIG dan PT Mitrafel. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Karangasem I Gede Dana terus berkomitmen dan berupaya untuk meningkatkan jaringan telekomunikasi dan internet hingga seluruh pelosok Gumi Lahar diharapkan dapat tersentuh jaringan tersebut.

 

Berkaitan dengan itu, pembangunan menara atau tower untuk kepentingan telekomunikasi menjadi prioritas untuk dapat diwujudkan Pemerintah Kabupaten Karangasem, khususnya di wilayah yang masih mengalami ‘blank spot’.

 

“Jika ada beberapa perusahaan yang menawarkan diri untuk membangun tower di Kabupaten Karangasem pada tahun ini, akan kami arahkan untuk membangun di daerah ‘blank spot’, yakni di wilayah yang belum terlayani jaringan telekomunikasi,” kata Bupati Dana di ruang rapat Bupati Karangasem di Amlapura, Rabu (7/7/2021).

Bupati mengatakan hal itu ketika menerima kunjungan perwakilan dari PT Protelindo, PT TBIG dan PT Mitrafel yang hadir untuk beraudiensi terkait rencana pemasangan tower yang sudah dan belum atau akan mengajukan izin di Kabupaten Karangasem.

 

Meskipun saat ini sudah berdiri sebanyak 138 menara atau tower di delapan kecamatan di Kabupaten Karangasem, namun masih belum bisa mencakup semua daerah, sehingga masih ada wilayah yang mengalami ‘blank spot’.

 

“Terlebih, dari 138 menara atau tower yang telah ada, 12 di antaranya belum mengantongi izin. Jadi, saya minta dinas terkait agar lebih berhati-hati dalam mengeluarkan izin pendirian tower,” kata Bupati Dana, menandaskan.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan tower, terlebih di daerah yang masih mengalami ‘blank spot’, tentu akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, keamanan, maupun pelayanan publik.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Tinjau Perkembangan Proyek Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan

 

“Apalagi banyak anak-anak kita yang sekarang sekolah menggunakan sistem daring. Bagaimana mereka akan belajar jika jaringan internet tidak sampai ke desa mereka. Makanya tahun ini kami arahkan semua provider untuk memprioritaskan pembangunan tower di daerah ‘blank spot’, sehingga kebutuhan telekomunikasi masyarakat bisa terpenuhi dan lancar,” ujar mantan Ketua DPRD Karangasem itu.

Bupati Dana mengatakan bahwa saat ini pemerintah masih mengkaji dan menyempurnakan Perbup terkait pemberian izin pembangunan tower dan menentukan titik-titik koordinat boleh tidaknya dibangun menara di suatu wilayah.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa yang ikut mendampingi Bupati Gede Dana juga menyatakan harapan yang sama. Ia mengatakan, dengan dibicarakannya kerja sama untuk membangun tower di wilayah yang masih mengalami ‘blank spot’, maka nantinya akan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati berbagai pelayanan yang memanfaatkan jaringan telekomunikasi.

 

“Kami berharap jika semua pihak mau bekerja sama dengan baik, ke depan di beberapa wilayah yang membutuhkan pelayanan dengan pemanfaatan jaringan internet, dapat terlayani dengan baik dan cepat,” ujar Wabup Artha Dipa. (tim)