KNKT Lakukan Penyelidikan Terkait Tenggelamnya KMP Yunicee

Petugas Basarnas Bali saat mengevakuasi jenazah penumpang KMP Yunicee. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com РSepekan pascakejadian musibah tenggelamnya KMP Yunicee, belum diketahui penyebab awal yang membuat kapal motor penumpang tersebut  tenggelam di selatan perairan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

“Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sendiri masih memerlukan waktu untuk menyelidiki apa dan bagaimana penyebab kapal tersebut tenggelam hingga menelan korban jiwa,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Selasa (6/7/2021) di Denpasar.

Pihaknya lantas meminta kepada seluruh pihak untuk menunggu dan mempercayakan proses penyelidikan yang dilakukan pihak KNKT.

“Kita percayakan saja kepada KNKT agar tidak menimbulkan asumsi-asumsi publik yang tidak berdasar,” tegasnya.

Dikatakan pula, saat ini barang-barang bukti yang ditemukan oleh tim SAR gabungan untuk sementara waktu masih berada di Polsek Gilimanuk.

Sebelumnya, Operasi SAR pencarian korban tenggelam KMP Yunicee dihentikan, Senin (5/7/2021). Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi oleh seluruh unsur SAR.

Gede Darmada mengatakan, sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dihentikan setelah 7 hari dilakukan operasi SAR.

Sebelum dihentikan, pada operasi SAR pagi hingga siang tim gabungan mengerahkan SRU laut dengan pembagian tugas di beberapa lokasi dan total luas area pencarian berkisar 141,5 Nm2.

“Namun sampai dengan pukul 18.00 Wita pelaksanaan operasi SAR, tidak ada korban yang kembali ditemukan,” jelasnya.

Ditambahkan pula selama berlangsungnya pencarian, dari keseluruhan 77 orang penumpang yang berhasil selamat adalah 51 orang, meninggal dunia 9 orang dan dinyatakan hilang 17 orang.

Dengan telah berakhirnya operasi SAR terang Darmada, seluruh unsur SAR yang terlibat akan kembali ke kesatuan masing-masing.

“Kami mengucapkan terimakasih atas keterlibatan seluruh unsur SAR dalam operasi SAR kali ini. Kami juga menyampaikan dukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang telah kehilangan sanak saudara atas kejadian tenggelamnya KMP Yunicee,” pungkasnya. (agw)

BACA JUGA:  Ketua DPRD Klungkung Harapkan Benda Bersejarah Milik Puri Kembali