Sasar WNA Pelanggar PPKM Darurat, Kemenkumham Bali Obok-obok Kuta

Petugas Kemenkumham Bali saat melakukan patroli di kawasan Seminyak. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pihak Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali mendatangi tempat-tempat yang selama ini dijadikan lokasi berkumpulnya warga negara asing. Ini dilakukan serangkaian PPKM Darurat.

“Kegiatan kita gelar dengan mendatangi wilayah Seminyak dan Canggu,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkunham Bali Jamaruli Manihuruk, Senin (5/7/2021) di Denpasar.

Lokasi pertama yang disasar yakni wilayah Seminyak, Kuta, Badung. Di sana petugas tidak mendapatkan apapun lantaran banyak rumah makan dan tempat hiburan telah tutup.

Petugas kemudian melanjutkan ke daerah Canggu. Di wilayah tersebut petugas juga tidak menemukan WNA yang melanggar protokol kesehatan.

Sejalan dengan telah diterapkannya PPKM Darurat kata Jamaruli, Kemenkumham Bali beserta jajaran berkomitmen untuk memastikan dan akan memberikan tindakan tegas apabila terdapat WNA yang melanggar protokol kesehatan.

Tindakan tegas tersebut berupa sanksi tindakan administrasi keimigrasian berupa pendeportasian sesuai dengan Pasal 75 Undang-undang No. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Perlu diketahui oleh semua WNA yang ada di Bali, di masa PPKM Darurat ini kami tidak akan main-main terhadap pengawasan orang asing yang membahayakan dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban, serta melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku langsung akan dideportasi,” tegasnya.

Dengan diberlakukannya PPKM Darurat ini, pihaknya berharap para WNA selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan. (agw)

BACA JUGA:  TMMD Buat Jalan Penyambung Dua Desa, Anggarannya 1,9 M