Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Kawal PPKM Darurat di Denpasar

Apel kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II – Penanganan Covid-19 Tahun 2021 di Mapolresta Denpasar. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Dewata mulai diberlakukan. Di Denpasar ratusan petugas gabungan dikerahkan untuk mengawal pelaksanaan PPKM Darurat.

“Personel yang dikerahkan sebanyak 386 orang berasal dari Polresta Denpasar, TNI dan Pemerintah Kota Denpasar,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan saat apel kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II – Penanganan Covid-19 Tahun 2021, Sabtu (3/7/2021) di Mapolresta Denpasar.

Dikatakan, penyebaran Covid-19 dalam beberapa hari terakhir berkembang sangat cepat karena ada varian baru. Hal ini tentunya menjadi ancaman serius di masyarakat.

PPKM Darurat merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 khususnya bagi Pulau Jawa dan Bali.

“PPKM Darurat Covid pada kabupaten di Bali dikategorikan kriteria level 3 sehingga penerapan pembatasan yang sudah dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 dan juga Surat Edaran Gubenur Bali nomor 9 tahun 2021 tentang PPKM darurat Covid,” jelasnya.

Di tempat yang sama Sekrestaris Daerah Kota Denpasar I Made Toya menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap masyarakat atau pelaku usaha terutama usaha tempat makan yang tidak mengindahkan aturan.

Khusus untuk usaha tempat makan, Pemerintah Kota Denpasar memberi batas waktu buka hingga pukul 20.00 Wita.

“Kalau lebih dari jam 20.00, kita berikan teguran termasuk tindakan tegas dengan pencabutan izin nantinya,” tegasnya.

Disinggung apakah ada penyekatan di pintu-pintu masuk atau setiap perbatasan wilayah Denpasar seperti yang sudah pernah dilakukan, Made Toya menyatakan tidak ada. (agw)

BACA JUGA:  Tekan Penyebaran Covid-19, Kelurahan Ubung Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi