Jenazah Penumpang KMP Yunicee Ditemukan Terapung di Perairan Cekik

Evakuasi jenazah penumpang KMP Yunicee oleh tim SAR gabungan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Sesosok jenazah berkelamin laki-laki yang ditemukan terapung di Perairan Cekik, Jembrana dipastikan merupakan salah satu penumpang KMP Yunicee.

“Korban termasuk dalam data yang ada dalam manifest KMP Yunicee,” kata Kepala Basarnas Bali Gede Darmada, Sabtu (3/7/2021) di Denpasar.

Darmada menerangkan, saat ditemukan korban memakai kemeja hitam, celana pendek warna coklat dan sepatu warna biru. Kondisi jenazah disebut sudah tidak bisa dikenali secara visual namun sidik jari masih bisa terbaca MAMBIS.

Hasil identifikasi sidik jari oleh tim Inafis Polda Bali dan tim Inafis Polres Jembrana, korban diketahui bernama Miftahol Arifin (44) asal Kabupaten Sumenep, Madura.

“Berdasarkan data ante mortem dan post mortem, terdapat kecocokan yaitu ompong pada gigi depan bagian atas. Hal ini sesuai dengan keterangan keluarga korban,” jelasnya.

Saat ini jenazah penumpang KMP Yunicee yang ditemukan, Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 08.42 Wita tersebut berada di RSUD Negara.

Dengan adanya tambahan ini, total ada 8 orang penumpang KMP Yunicee yang meninggal dunia.

Mereka adalah Abdul Koyun (54), Ariana Niken (23), Diah Ari Meiyana (39), Sri Rahayu (66), Alifiah Putri Sugiarti (19), Bunga Cinta Ramadhani (14) Bagas Putra Sugiarto (17) dan Miftahol Arifin (44).

Diberitakan sebelumnya, KMP Yunicee mengalami kecelakaan saat hendak menuju tempat sandar di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 19.06 Wita.

Kapal berwarna putih strip merah biru berbendera Indonesia dengan panjang 56,5 meter dan lebar 8,6 meter ini awalnya berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. (agw)

BACA JUGA:  Mengejutkan, Hari ini 9 Pasien Covid-19 di Bali Meninggal Dunia, Sembuh 81 Orang, Positif 196