Bayi Malang, Baru Lahir Dibuang Ibunya ke Semak-semak

Pelaku pembuang bayi ditangkap polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Malang nian nasib bayi berjenis kelamin laki-laki  ini. Ia ditemukan di sebuah semak-semak Jalan Tukad Pancoran IV, Blok M, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan. Saat ditemukan kondisi bayi sangat memprihatinkan.

“Bayi tersebut hidup namun mengalami luka lecet di bagian perut, kaki kanan dan kiri, dahi serta pelipis kanan,” ucap Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika KP, Jumat (2/7/2021) di Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan, bayi malang yang dikatakan baru saja dilahirkan ini telah tiga hari berada di TKP. Kondisi ari-ari juga masih menempel.

Dikatakan, penemuan bermula ketika ada seorang warga bernama Nina Maryana (40) mendengar tangis suara bayi, Senin (28/6/2021) sekitar pukul 17.30 Wita.

Kasus tersebut lalu dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Selatan. Polisi yang tiba di lokasi langsung membawa bayi malang tersebut ke bidan di Jalan Tukad Melangit, Gang VI, nomor 16, Denpasar Selatan.

“Oleh bidan bayi itu lalu diberi tindakan medis dengan membersihkan luka dan memberi obat di seluruh tubuh yang luka. Setelah itu bayi dibawa ke RS Sanglah untuk mendapat perawatan intensif,” jelasnya.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan yang melakukan penyelidikan memperoleh petunjuk pembuang bayi.

Kurang dari 24 jam, pelaku bernama Melda Kause (24) ditangkap di sebuah rumah Jalan Tukad Pancoran IV, Blok K nomor 3A, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.

Kepada polisi, pelaku mengaku membuang bayinya karena takut dibenci oleh majikannya dan disuruh pulang ke kampungnya.

“Pelaku bekerja sebagai pembantu baru 4 bulan. Dia takut kalau ketahuan hamil akan disuruh pulang oleh majikannya,” ucapnya.

AKP Hadimastika menerangkan, saat ini bayi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sanglah Denpasar, sementara kasusnya telah diambil alih Unit PPA Polresta Denpasar. (agw)

BACA JUGA:  Sasar Sejumlah Desa, Polres Bangli Geber Layanan Vaksinasi Covid-19