Taxiway Bandara Samarinda Kembali Bermasalah, 2 Pesawat Terpaksa Mendarat di Balikpapan dan Makassar

Bandara Samarinda. ©2019  (FOTO : Merdeka.com)

Beritabalionline.com  – Taxiway Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur, kembali bermasalah, Senin (28/6/2021). Akibatnya, pesawat Batik Air tujuan Jakarta urung terbang, sedangkan pendaratan Lion Air dari Yogyakarta dan Batik Air dari Jakarta dialihkan ke bandara terdekat.

Masalah muncul ketika pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6257 tujuan Jakarta bergerak menuju runway sekitar pukul 15.00 Wita. Saat melewati taxiway, roda pesawat tidak bergerak dan sempat dikabarkan amblas.

“Bukan amblas, tapi stuck waktu lewat di taxiway,” kata Kasi Pelayanan dan Kerjasama UPBU Kelas I APT Pranoto Samarinda Eka Prinalli saat dikonfirmasi merdeka.com.

Eka memaparkan, pesawat Batik Air yang terhenti di taxiway itu sudah ditarik kembali ke apron. Kargo berikut penumpang juga diturunkan kembali ke terminal untuk mengurangi beban pesawat.

“Taxiway kita memang bermasalah. Memang ada alur roda pesawat tadi di tempat bagian taxiway kurang baik. Sedikit stuck,” ujar Eka.

Eka juga mengungkap kondisi taxiway lebih lanjut. “Kondisi taxiway tergantung lapisan tanah di bawah, cukup lembek. Nanti dibereskan lagi. Kan sekarang lagi bangun taxiway baru. Kalau sudah selesai, nanti (taxiway lama) diperbaiki lagi,” tambahnya.

Dia membenarkan dua pesawat tujuan Samarinda terpaksa mengalihkan pendaratan ke bandara lain akibat kejadian itu. “Benar. Lion Air JT 868 dari Yogyakarta mendarat di Balikpapan, sedangkan Batik Air ID 6670 mendarat di Makassar,” terang Eka.

Belum diketahui pasti apakah pesawat Batik Air yang sempat ditarik ke apron itu akan terbang malam ini. “Terkait safety tidak ada masalah. Cuma delay. Penumpang juga sudah ditangani. Kita belum dapat informasi dari maskapai. Lagi menunggu. Penumpang di terminal, pilot berkoordinasi dengan ATC (Air Traffic Control) dan AMC (Apron Movement Control),” jelas Eka.

BACA JUGA:  Polri Sudah Proses 41 Kasus Hoaks Terkait Virus Corona

“Tidak ada (permukaan taxiway) yang mengelupas. Cuma ada alur (pada taxiway) yang mesti dihindari. Secara umum taxiway tidak ada masalah. Bisa dilalui,” tutup Eka.

Dari catatan merdeka.com, taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda tiga kali bermasalah pada 2019. Bahkan otoritas sempat menutup operasional bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo 25 Oktober 2018 itu untuk perbaikan taxiway. (*/itn)