Bupati Mahayastra Pastikan Gianyar Aman untuk Kunjungan Wisatawan

Bupati Gianyar Made Mahayastra. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Gianyar Made Mahayastra yakin Gianyar sangat aman untuk dikunjungi oleh wisatawan. Sebab sejumlah persyaratan dinilai sudah sangat siap, bahkan jumlah vaksin yang ditetapkan nasional sudah menyentuh 100%.

Sertifikat CHSE untuk yang dimiliki oleh objek wisata dan akomodasi wisata di Gianyar, bahkan paling banyak di Bali. Hal ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak,” katanya, Jumat (25/6/2021).

Karena itu, pihaknya sangat yakin Gianyar sudah siap untuk dikunjungi, Ini karena kerja keras di berbagai hal, dari vaksin, CHSE terbanyak di Bali, aplikasi tracing yang sudah tersedia.
Bercermin dari penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang diterapkan pertama kali di Bali, Mahayastra yakin Gianyar sangat aman di kunjungi. Bahkan hingga kini, PTM di Gainyar aman tanpa kendala. Bahkan tidak ada penambahan kasus selama penerapan PTM tersebut.

“Jika memang Juli ini di buka, masyarakat sudah sangat siap. Bupatinya juga sangat siap menerima kunjungan wisatawan. Persis seperti saya buka sekolah tatap muka yang pertama di Bali. Dari 5 bulan yang lalu Sampai sekarang aman-aman saja,” yakinnya.

Terkait vaksinasi, jumlah masyarakat wajib vaksin saat ini Sudah mencapai 250 ribu untuk vaksin 1 dan 100 ribu lebih untuk vaksin ke 2.

“Kalau dari standar yang ditetapkan nasional Gianyar sudah 100 persen. Namun kalau dari sasaran yang ada di Gianyar kita jumlahnya 360 ribu. Kurang lagi 100 ribu,” jelas Mahayastra.

Dari data yang dihimpun dari Dinas Pariwisata Gianyar, indutri pariwisata yang sudah mengantongi Sertifikat CHSE hampair mencapai 500. Meliputi Hotel sebanyak 160, Homestay/Pondok Wisata 214, Restoran 107, Daya Tarik Wisata 12, Usaha Arung Jeram 2, Tempat Cenderamata/Oleh-oleh 2 dan Angkutan Wisata 1. Total semuanya berjumlah 499.

BACA JUGA:  Waas Log Kasad Ingatkan Kasus Covid Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Patuhi Prokes

Sementara ditanya komentar terkait munculnya klaster pekerja proyek di Stadion Dipta, di mana diketahui dalam proses pengerjaanya sangat ketat. Bahkan setiap pekerja sebelum bergabung harus melakukan swab sebanyak dua kali, Mahayastra tidak berkomentar banyak, ia mengatakan hal itu sudah ditangani dengan baik.
“Sudah ditangani oleh satgas Covid Gianyar, dan atensi dari Polres dan Polda Bali. Sudah tertangani dengan baik itu,” pungkas politisi asal Desa Melinggih, Payangan ini.(yaw)