Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkot Denpasar Gencarkan Tracing dan Testing

Tim Yustisi Kota Denpasar perketat penertiban protokol kesehatan. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Denpasar kini gencar melakukan tracing dan testing, menyusul melonjaknya kasus positif Covid-19 di daerah ibu kota Provinsi Bali ini.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, di Denpasar, Rabu (23/6/2021), untuk mengantisipasi melonjaknya kasus posistif Covid-19 di Denpasar, setiap satu orang yang positif dilakukan tracing kepada minimal 20 orang yang pernah kontak erat.

Melalui upaya tersebut, lanjut Dewa Rai yang juga Kabag Humas Setda Kota Denpasar ini, mereka yang positif terpapar Covid-19 dapat terdeteksi, dan diharapkan tidak menyebar ke warga yang lainnya.

“Dengan terdeteksi lebih dini, yang bersangkutan bisa langsung kami isolasi, dan tidak berpotensi menularkan kasus positif Covid-19 ke warga yang lainnya,” jelas birokrat asal Desa Akah, Kabupaten Klungkung ini.

Selain itu, imbuhnya, Satgas Covid-19 Kota Denpasar juga melakukan pendataan terkait kasus positif Covid-19 yang belakangan ini jumlahnya meningkat di Denpasar. Dari pendataan tersebut, diketahui hampir 90 persen pasien positif Covid-19 merupakan pendatang yang baru balik dari mudik Lebaran.

Selanjutnya ia mencontohkan, kasus yang terjadi wilayah Pemecutan Kaja, dari 19 kasus positif, sebanyak 12 kasus merupakan warga masyarakat yang baru pulang dari mudik saat Lebaran.

Dengan meningkatnya kasus ini, pihaknya berharap agar penjagaan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diperketat, mengingat padatnya penyeberangan oleh warga yang pulang dari mudik terutama dari Pulau Jawa yang belakangan ini jumlah kasus posistif Covid-19 meningkat tajam. (ist)           

BACA JUGA:  Dilantik Sebagai Kepala BNN Bali, Ini Harapan Brigjen Gde Sugianyar