Oknum Pengacara Tersangka Kasus Penggelapan Segera Disidangkan di PN Denpasar

Kasi Intel Kejar Denpasar, Kadek Hari Supriadi. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa oknum advokat bernama Teddy Raharjo tidak lama lagi masuk ke meja persidangan. Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara ini telah melimpahkan kasusnya ke pengadilan.

Kasi Intel Kejari Denpasar Kadek Hari Supriadi yang dikonfirmasi, Senin (21/6/2021) membenarkan bila berkas perkara atas nama tersangka TR (Teddy Raharjo) telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. ”Berkas berkara sudah dilimpahkan ke pengadlan hari ini,” kata Kasi Intel.

Sementara ditanya soal pemohonan pengalihan penahanan yang dimohonkan tersangka melalui kuasa hukumnya, Kadek Hari hanya menjawab, karena berkas sudah dilimpahkan ke pengadilan maka segala sesuatunya termasuk status penahanan tersangka sudah menjadi kewenangan pengadilan.

Menanggapi semua ini, kuasa hukum Teddy Raharjo, Togar Situmorang, SH., sangat menyayangkan sikap pihak kejaksaan yang hingga saat ini enggan menjawab permohonan pengajuan pengalihan penahanan yang diajukan secara resmi itu.

“Dengan begini kan pemohonan kami terkait pengalihan penahanan klien kami terkesan digantung oleh pihak kejaksaan. Seharusnya karena pengajuan kami ini resmi melalui surat, maka, dijawab pula dengan surat jangan didiamkan saja,” cetus pemilik kantor Law Firm TOGAR SITUMORANG ini.

Togar menjelaskan, pada saat kasusnya masih di Polda Bali, penyidik sama sekali tidak pernah melakukan penahanan terdakwa tersangka Teddy Raharjo. “Kasus yang dialami klien kami ini terjadi sejak 2017 lalu. Dan dari tahun itu penyidik tidak pernah melakukan penahanan, lalu di kejaksaan dilakukan penahanan, ini ada apa,” ujar Togar dengan nada tanya.

Seharusnya, menurut Togar, jika memang permohonannya tidak dikabulkan setidaknya dijawab dengan wajar, yaitu melalui surat resmi. Karena menurut dia, kliennya juga seorang advokat dan ia pun sebagai kuasa hukumnya adalah advokad yang merupakan bagian dari empat pilar penyangga penegakan hukum.

BACA JUGA:  Pelaku Pembunuhan Cewek BO Residivis Kasus Pencurian di Jember

Meski begitu, Togar mengaku pihaknya tidak akan menyerah dan akan terus berjuang agar status penahanan kliennya bisa dialihkan menjadi tahan rumah atau tahanan kota. ”Kita akan berjuang nanti di pengadilan agar klien kami bisa dialihkan penahanannya,” tegasnya, seraya berharap agar kasus ini segera disidangkan. (sar)