Kasus Covid-19 di Denpasar Kembali Melejit, Hari Ini Kasus Positif Bertambah 24 Orang, Sembuh 6 Orang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Beritabalionline.com – Dalam tiga hari belakangan ini, kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali meningkat. Kondisi ini dapat dilihat dari sebaran data yang menempatkan penambahan kasus positif Covid-19 di Denpasar jumlahnya lebih banyak ketimbang pasien yang sembuh.

Data yang dikutip dari Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, pada Minggu (20/6/2021) kasus positif baru Covid-19 tercatat bertambah sebanyak 24 orang. Sementara itu, kasus sembuh tercatat hanya mengalami peningkatan 6 orang. Meski demikian, kasus pasien meninggal dunia tercatat nihil.

“Perkembangan kasus harian, meski kasus meninggal dunia kembali nihil, kasus sembuh hanya bertambah 6 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 24 orang, kita wajib waspada dan disiplin menerapkan prokes,” pesan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Minggu (20/6/2021).

Dewa Rai menjelaskan, dalam tiga hari terakhir kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali meningkat. Yang awalnya dalam sehari hanya satu digit, kini naik menjadi dua digit.

Kenaikan kasus ini diduga akibat dari libur panjang Lebaran beberapa waktu lalu. Asumsi ini didasarkan pada kasus yang ditemukan didominasi terjadi pada mereka yang baru datang  dari luar Bali sehabis mudik. Selain itu, kasus Covid-19 di luar Bali, terutama di Pulau Jawa juga banyak, sehingga pemudik yang balik ke Bali sangat berpotensi terpapar Covid.

Menurut Dewa Rai, rata-rata per harinya saat ini ditangani sebanyak 13 hingga 15 kasus. “Sebelumnya hanya 4 atau 6 kasus per hari, dari angka itu kini naik dua digit. Bahkan, kemarin terdapat 15 kasus dalam sehari,” imbuhnya.

Berdasarkan data, secara kumulatif, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 15.205 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.678 orang (96,54 persen), meninggal dunia sebanyak 351 orang (2,30 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 176 orang (1,16 persen). (ist)

BACA JUGA:  BPBD Bali Gelar Uji Standar Operasi Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami