Inilah Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi Per 20 Juni, Jawa Tengah Nomor 1

Ilustrasi Covid-19. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kembali melaporkan penambahan kasus kematian pasien Covid-19.

Pada hari ini, Minggu (20/6/2021), secara nasional pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 371 jiwa. Sehingga total jumlah pasien meninggal dunia akibat virus ini mencapai 54.662 jiwa.

Jawa Tengah menjadi daerah tertinggi yang melaporkan penambahan jumlah pasien meninggal. Tercatat sebanyak 86 pasien Covid-19 meninggal dunia di Jawa Tengah. Penambahan itu membuat total pasien meninggal di sana sebanyak 9.917 jiwa.

Kemudian diikuti oleh DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur yang masing-masing melaporkan penambahan kasus meninggal sebanyak 69, 62 dan 51 jiwa.

Sementara itu untuk luar Jawa, Lampung menjadi daerah tertinggi yang melaporkan pasien meninggal. Hari ini ada 20 pasien yang dilaporkan meninggal akibat Covid-19 di Lampung.

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 13.737

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kembali melaporkan penambahan kasus Covid-19 di Tanah Air. Pada Minggu (20/6/2021), Satgas Covid-19 melaporkan penambahan kasus Covid-19 nasional sebanyak 13.737. Sehingga total temuan kasus sudah menembus angka 1.989.909 kasus.

DKI Jakarta melaporkan paling tinggi temuan kasus Covid-19. Angkanya mencapai 5.582 kasus. Penambah itu membuat total temuan kasus di Ibu Kota sebanyak 474.029 kasus.

Daerah lain yang melaporkan temuan kasus tertinggi adalah Jawa Tengah. Provinsi ini melaporkan lonjakan kasus sebesar 2.195 kasus. Penambahan ini membuat total temuan kasus di Jawa Tengah mencapai 227.148 kasus.

Kemudian diikuti oleh Jawa Barat yang melaporkan penambahan kasus sebanyak 2.009 kasus. Sehingga total temuan kasus di sana ada 344.568 kasus.

Sementara itu untuk daerah di luar Pulau Jawa dengan laporan penambahan kasus tertinggi ialah Riau. Provinsi ini tercatat melaporkan kasus baru sebanyak 274 kasus. Sehingga total kasus di sana ada 67.782 kasus. (*/itn)

BACA JUGA:  Kapolri Perintahkan Kapolda Se-Indonesia Tindak Tegas Praktik 'Rentenir' Berkedok Pinjol