Kuasa Hukum Minta Penahanan Teddy Raharjo Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Kuasa Hukum Teddy Rahardjo, Tigor Situmorang. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kantor Law Firm Togar Situmorang pimpinan Togar Situmorang, SH., MH., MAP., CMed., CLA yang ditunjuk sebaga kuasa hukum oleh Teddy Raharjo (yang sebelumnya disebut TR), oknum pengacara yang terjerat kasus penggelapan terus berupaya agar penahanan Teddy Raharjo bisa dialihkan dari tahanan Rutan menjadi tahanan rumah/kota.

Upaya pertama telah dilakukan pengacara yang dijuluki “Pangilima Hukum” ini adalah dengan mengajukan permohonan pengalihan penahanan kepada pihak kejaksaan sebagai pihak yang menahan Teddy Raharjo berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Nomor : Pint-1887/N.1.10/Eoh.2/06/2021, tanggal 16 Juni 2021.

“Kami sudah berupaya agar klien kami (Teddy Raharjo) bisa lepas dari Rutan Polda Bali menjadi tahanan rumah/kota. Dalam surat pemohonan itu kami juga menyatakan bersedia menyerahkan uang pengganti kerugian yang diderita korban sebesar Rp30 juta ,” ungkap pria yang juga seorang pengamat kebijakan publik ini, Sebtu (19/6/2021).

Dikatakan pula, andai saja pihak kejaksaan belum mau mengabulkan permohonan pengalihan penahanan hingga proses persidangan, makan pihaknya akan kembali mengajukan permohonan yang sama kepada majelis hakim pengadilan. “Kami hanya minta pengalihan, bukan minta penangguhan,” imbuh Togar.

“Harapan kami kejaksaan mau mengabulkan permohonan yang kami ajukan ini, tapi apabila tidak dikabulkan, peluang masih ada saat di pengadilan nanti. Salah cara saat di pengadilan nanti kami akan mengajukan eksepsi yang tentu saja dalam eksekpsi itu akan kami lampirkan uang pengganti kerugian korban sehingga bisa dicatat oleh pengadilan,” tutup Togar.

Sementara di tempat terpisah Kasi Intel Kejari Denpasar, Kadek Hari Supriyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (19/6/2021) membenarkan bahwa tersangka Teddy Raharjo melalui kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan pengalihan penahanan. “Benar sudah ada permohonan pengalihan penahanan,” sebut Kadek Hari singkat.

BACA JUGA:  Gondol 15 Unit Televisi, Penjaga Penginapan di Kuta Diringkus Polisi

Hanya saja, seperti apa detail isi surat permohonan itu, Kadek Hari mengaku belum tahu dengan alasan belum pernah melihat surat yang dimaksud. ”Sampai saat ini saya baru sebatas mendengar ada surat permohonan, tapi saya belum melihat secara fisik surat permohonan itu. Jadi apa saja isinya saya juga belum tahu,” tegasnya.

Tapi yang pasti, kata Kadek Hari, pihak kejaksaan akan menindaklanjuti surat pemohonan itu. ”Soal nanti dikabulkan atau tidak, yang itu masih belum tahu karena permohonan itu kan masih harus dikaji,” tegas Kadek Hari, sembari mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan informasi lanjutan usai berkoordinasi dengan Kasi Pidana Umum.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum pengacara TR (Teddy Raharjo) ditahan oleh pihak kejakaaan usai dilakukan pelimpahan tahap II atas kasus dugaan penggelapan uang hasil menjual mobil jenis Cherokee milik saksi korban Erwandi Ibrahim. Atas kasus ini korban mengalami kerugian sebesar Rp30 juta. (sar)