Aniaya Korban dengan Rantai Kalung, Pria Ini Diringkus Polisi

Pelaku penganiayaan Kadek Dody Suandika Putra ditangkap polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polisi menangkap pria bernama Dimas Anggara Putra Dewa (28) karena menganiaya Kadek Dody Suandika Putra (21) di depan warung Jalan Raya Pemogan, Gang Tunjung Biru, Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

“Pelaku memukul rahang kiri korban dengan menggunakan rantai kalung hingga korban terjatuh,” kata Kapolsek Denpasar Selatan AKP I Gede Sudyatmaja, Selasa (15/6/2021) di Denpasar.

Dari keterangan korban, sebelumnya ia datang ke TKP bersama saudaranya, Senin (17/5/2021) sekitar pukul 19.50 Wita. Korban lalu memarkir motor depan warung untuk membeli minuman ringan.

Tak lama berselang datang pelaku sembari marah-marah dan memindahkan sepeda motor korban ke tengah jalan. Korban kemudian bertanya kenapa motornya dipindah ke tengah jalan.

Bukannya menjawab, pelaku langsung memukul wajah korban menggunakan rantai kalung yang dibawanya. Tak hanya itu, pelaku juga sempat memperlihatkan pisau lipat yang dikeluarkan dari kantong celananya.

Saudara korban benama Kadek Dody Suandika Putra yang melihat aksi penganiayaan berupaya memisah dan menengahi.

Namun Dody juga ikut dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan rantai kalung hingga mengalami luka memar di bawah mata sebelah kanan.

Setelah kejadian mereka bubar. Tapi pelaku datang ke rumah korban sembari mengancam bahwa masalahnya akan  menjadi besar jika korban berani membuat masalah dengan dirinya.

“Dengan adanya kejadian tersebut, korban kemudian datang ke Polsek Denpasar Selatan untuk melapor,” jelas Kapolsek.

Menerima laporan, Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Dua pekan berselang, pelaku akhirnya ditangkap saat melintas di Jalan Kepaon Indah, tepatnya di depan Toko Irwan, Denpasar Selatan.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui menganiaya korban dan saudaranya karena tersinggung dengan korban yang sembarangan parkir,” kata Kapolsek. (agw)

BACA JUGA:  Lakukan Pemerasan Disertai Ancaman, Dua Pria Bertato Ditembak Polisi