Wijaya Farm Indonesia-Unud Berkolaborasi Dukung Sektor Pertanian di Bali

Wijaya Farm Indonesia paparkan kolaborasi dengan Unud dukung sektor pertanian di Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pandemi Covid-19 yang melanda belahan dunia berdampak ke berbagai sektor. Di Bali selain sektor pariwisata, dampak dari Covid juga berimbas ke petani lokal di Pulau Dewata.

“Sebelum adanya pandemi Covid-19, petani lokal Bali memiliki hilirisasi pertanian ke sektor pariwisata. Ketika awal pandemi hasil panen lokal yang biasanya dapat diperjualbelikan terpaksa dijadikan pakan ternak karena tidak terserap pasar,” terang Owner Wijaya Farm Indonesia Yudhi artha wijaya, Senin (7/6/2021) di Denpasar.

Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak yang terjadi pada sektor pertanian di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi ialah melalui konsep agro-sociopreneurship.

Pada tahun 2020, di tengah pandemi Covid-19 Wijaya Farm Indonesia hadir sebagai fasilitator sekaligus marketer antara petani dan masyarakat Bali.

Wijaya Farm Indonesia kemudian melakukan upaya strategis dalam mendistribusikan hasil pangan lokal di Bali.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Wijaya Farm Indonesia ialah merealisasikan sistem antar sayur hasil panen petani lokal di Bali dengan menggunakan sistem antar sayur door to door.

“Sistem ini dilakukan dengan tujuan agar hasil panen petani lokal dapat dihilirisasi kepada masyarakat, namun masih memperhatikan protokol kesehatan, yakni phsyical distancing,” jelasnya.

Dengan adanya ini, Wijaya Farm Indonesia berkolaborasi dengan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi 2018, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana.

Kolaborasi dilakukan dengan mengadakan kegiatan “HULU HILIR”, yakni sebuah kolaborasi awal tanpa akhir untuk mendukung pertanian dan pangan lokal.

Dijelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak generasi muda untuk mendukung petani dan pangan lokal serta memperkenalkan Wijaya Farm Indonesia sebagai fasilitator sekaligus marketer bagi petani dan pangan lokal.

BACA JUGA:  Dispar Gianyar akan Anggarkan Perbaikan Objek Wisata Remaja Bukit Jati Tahun 2021

“Sasaran dari kegiatan ini ialah generasi muda, hal ini dikarenakan generasi muda dapat menjadi fasilitator terhadap optimalisasi potensi sektor pertanian di masa depan,” tuturnya. (agw)