Aktor Utama Video Pesta Seks di Canggu Diduga Masih Keluyuran di Bali

Foto ilustrasi berhubungan seks.

Beritabalionline.com – Pihak Kanwilkumham Provinsi Bali rupanya cukup serius menangani kasus video mesum yang viral di medsos melibatkan empat warga negara asing (WNA) dan seorang perempuan lokal. Hal ini dibuktikan dengan diterjunkannya petugas imigrasi untuk memastikan keberadaan pelaku yang ada di video esek-esek tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Hukum HAM Bali Jamaruli Manihuruk yang dikonfirmasi wartawan di Denpasar, Kamis (3/6/2021), mengatakan, pihaknya memprediksi aktor utama dalam video tersebut masih berada di Bali.

Hanya saja, lanjut dia, petugas mengalami kendala. Mengingat, identitas warga asing tersebut berbeda dengan akun twitter untuk menyebarkan video tiktok vulgar itu.

Namun, Jamaruli memastikan, lokasinya memang berada di sebuah vila di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

“Ketika petugas berada di lokasi, di sebuah vila di Canggu, memang tempat itu sudah tidak disewa lagi. Kita sudah cari di data kita nama tersebut, tapi tidak ditemukan, sepertinya itu nama samaran,” terang Jamaruli.

Namun, pihaknya bersama lembaga terkait tetap melakukan penelusuran untuk mengumpulkan informasi. “Biasanya, sekalipun datanya tidak sama, dalam beberapa hari sudah ketangkep, kita tunggu saja,” ungkapnya.

Dijelaskan, pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan terkait postingan video mesum itu diunggah dari Bali atau wilayah lain. Untuk mempercepat proses penelusuran, Kanwilkumham Bali menggandeng kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah beredar video tiktok dewasa yang diunggah di akun Twitter @.kevandcelifree. Video berdurasi pendek mempertontonkan tiga pria dan 2 orang perempuan lokal dan bule melakukan pesta seks di sebuah vila di kawasan Canggu, Badung,

“Kalau diliat dari postingannya 2 hari lalu. Tapi dari postingan-postingan yang lain di tanggal 17 Mei masih ada,” kata Jamaruli.

BACA JUGA:  Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Sungai, Diduga Korban Alami Lakalantas

Terkait dengan pelaku perempuan lokal yang juga ada di video mesum tersebut, Jamaruli mengatakan, kasusnya akan ditangani polisi. “Ini kan pidana umum, polisi yang akan menangani,” tutupnya. (ist)