Gempa M 5,9 Goyang Jatim, Ratusan Rumah Warga dan Fasum Rusak

Salah satu rumah warga Kabupaten Blitar, Jawa Timur rusak akibat gempa. (FOTO : Antara)

Beritabalionline.com – Sejumlah warga Jawa Timur terdampak setelah rumah mereka mengalami kerusakan pascagempa magnitudo (M) 5,9 terjadi di wilayah Blitar, Jumat (21/5/2021) petang.

“Selain kerusakan bangunan rumah dan fasilitas umum, gempa juga berdampak pada korban luka-luka. Pemerintah daerah terus melakukan penanganan darurat di lapangan,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran pers tertulis, Sabtu (22/5/2021).

Raditya mengatakan, dampak dari gempa bumi mengakibatkan 2 orang mengalami luka-luka dengan rincian 1 orang luka berat dan 1 lainnya luka ringan.

“Korban luka berat telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan Tirta Husada Wonotiro,” jelasnya.

Sementara itu, total kerusakan di wilayah Jawa Timur antara lain 4 unit rumah rusak berat (RB), 8 rumah rusak sedang (RS) dan 142 rumah rusak ringan (RR).

“Kerusakan juga terjadi pada 17 unit fasilitas umum dengan rincian 16 unit rusak ringan dan 1 unit fasum rusak sedang,” jelasnya.

Ditambahkan, sesaat setelah gempa bumi BPBD setempat mencatat informasi seputar guncangan yang dirasakan warga setempat.

Warga Kabupaten Blitar merasakan guncangan kuat sekitar 15 detik, warga di Kabupaten Malang merasakan guncangan 5 detik, dan di Kota Blitar 2 hingga 3 detik.

“Gempa bumi membuat warga di dalam rumah panik dan keluar rumah,” tuturnya.

Saat ini BPBD melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jawa Timur mendistribusikan barang berupa terpal, sembako dan barang lain untuk penanganan warga terdampak gempa.

Selain itu bantuan untuk mendukung penanganan Covid-19 seperti masker kain dan masker medis juga diberikan kepada masyarakat. (agw)

BACA JUGA:  Warna Pesawat Kepresiden Diganti dari Biru Jadi Merah, Demokrat Protes