Belajar dari Sosmed, Pengoplos Miras Racik Alkohol dan Pewarna Makanan Jadi Civas Regal

Pelaku saat disuruh mempraktikkan cara membuat miras oplosan. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pria bernama Saepudin alias Asep (33) memang kreatif. Ia menggunakan alkohol food great 96 persen, asam jawa cair, gula merah hingga pewarna makanan menjadi bahan miras (minuman keras) oplosan.

“Bahan-bahan tersebut dicampur oleh pelaku untuk menjadi minuman beralkohol jenis anggur hingga miras kelas impor,” terang Kanit IV (Tipidter) Satreskrim Polresta Denpasar Iptu Subita Bawa, Sabtu (22/5/2021) di Denpasar.

Saat diperiksa pria ber KTP Jakarta ini mengaku memperoleh bahan baku seperti alkohol, pewarna makanan dan bubuk perasa makanan dengan cara membeli di toko seputaran Denpasar.

Sementara untuk botol bekas dan tutup miras, pita cukai palsu, stiker merk minuman keras impor dan alat-alat lain diperoleh dari temannya yang saat ini masih dalam penyelidikan.

Iptu Subawa menyebut, minuman beralkohol hasil oplosan dipasarkan pelaku ke komunitas jual beli di facebook. Untuk jenis Civas Regal ia jual dengan harga Rp130 ribu sampai dengan Rp150 per botol.

Sementara untuk minuman angur merah cap orangtua hasil oplosan dipasarkan di warung-warung di wilayah Dalung, Kuta Utara, Badung dengan harga Rp40 ribu hingga Rp43 ribu per botol.

“Pelaku mendapatkan keuntungan 50 persen setiap menjual minuman alkohol impor maupun anggur oplosan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Unit IV (Tipidter) Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Iptu Subita Bawa mengungkap home industri miras oplosan.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait miras palsu yang dijual melalui media sosial facebook.

Sepekan melakukan penyelidikan, petugas kepolisian akhirnya meringkus pelaku di areal parkir rumah makan siap saji di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Rabu (12/5/2021) sekitar jam 16.00 Wita.

BACA JUGA:  Aksi Dokter Tipu Dokter, Terdakwa Dituntut Hukuman 3,5 Tahun Penjara

Guna pengembangan, pelaku lalu dibawa ke rumah kosnya di Jalan Padang Luwih nomor 130 E, Kelurahan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung.

Dari kamar kos pria ber KTP di Jalan Teluk Gong Timur nomor 3A, Desa Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini, polisi menemukan 19 dus berisi botol kosong bekas miras berbagai jenis dan merk.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menjalankan aksinya dari bulan Februari 2021. Pelaku juga mengaku belajar membuat miras oplosan dari sosial media,” tutur Kanit Tipidter. (agw)