Ratusan Napi Penghuni Lapas dan Rutan di Bali Terima Remisi Idul Fitri

Ilustrasi bebas dari hukuman. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Kementerian Hukum dan HAM RI menyebut sebanyak 120.476 orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan rumah tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia menerima remisi khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Sebelumnya yang diusulkan 121.026 orang, namun yang menerima remisi 120.476 orang narapidana,” kata Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bambang Rantam Sariwanto dalam siaran pers tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Dari total yang menerima remisi atau pengurangan masa hukuman tersebut, 550 orang narapidana dinyatakan langsung bebas.

Di Bali sendiri, 801 orang narapidana penghuni Lapas dan rumah tahanan (Rutan) menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri.

Rinciannya 281 narapidana penghuni LP Kelas IIA Kerobokan, 67 orang narapidana penghuni LP Perempuan Kelas IIA Kerobokan, 51 narapidana penghuni LP Kelas IIB Tabanan, 25 narapidana penghuni LP Kelas IIB Karangasem.

Kemudian 3 narapidana penghuni LPKA Kelas II Karangasem, 201 narapidana LP Narkotika Kelas IIA Bangli, 29 narapidana LP Kelas IIB Singaraja, 43 narapidana penghuni Rutan Kelas IIB Bangli.

Lalu 42 orang narapidana penghuni Rutan Kelas IIB Gianyar, 12 napi di Rutan Kelas IIB Klungkung, serta 28 narapidana penghuni Rutan Kelas IIB Negara.

Di satu sisi, pemberian remisi terhadap 281 narapidana penghuni LP Kelas IIA Kerobokan setidaknya menghemat anggaran makan sebesar Rp139 juta lebih.

“Rata-rata anggaran biaya makan sebesar Rp17 ribu per hari untuk satu orang napi. Dengan adanya pemberian remisi telah menghemat anggaran makan Rp139 juta 230 ribu,” tutur Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk. (agw)

BACA JUGA:  Keluarga Miskin di Klungkung Diberi Pelatihan Hidroponik