Malang Diguncang Gempa, Getarannya Dirasakan Sampai Bali dan Lombok

Pusat gempa. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa tektonik, Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.08 WIB. BMKG menyebut gempa bumi memiliki kekuatan magnitudo (M) 6,7.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 80 km,” ucap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam siaran pers tertulis.

Bambang mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.

Getaran akibat gempa tidak saja dirasakan masyarakat Jawa Timur, namun juga warga masyarakat di sebagian wilayah Bali dan Lombok, NTB.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah seolah ada truk melintas dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” tuturnya.

Ditambahkan, gempa susulan kembali terjadi sekitar 20 menit dari gempa pertama. Kendati demikian, gempa bumi tidak berpotensi terjadi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kepada masyarakat agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” kata Bambang.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Wagub Sebut Rencana Free Covid Corridor Sebagai Usaha Buka Border Internasional