Ada Tersangka Lain, Berkas Kasus Oknum Polisi Diduga Peras Cewek Michat Belum Dilimpahkan ke Pengadilan

Kasi Penerangan dengan Hukum (Kasi Penkum)/Humas Kejati Bali A. Luga Herlianto. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Oknum anggota polisi berinisial RCN yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap cewek michat berinisal MIS (21) tidak lama lagi akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Ini menyusul berkaras perkara pemeriksaan (BAP) yang sudah dinyatakan lengkap dan sudah dilimpahkan ke jaksa pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Kasi Penerangan dengan Hukum (Kasi Penkum)/Humas Kejati Bali A. Luga Herlianto membenarkan bahwa penyidik Polda Bali telah melimpahkan berkas tersangka RCN ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sudah dilakukan proses pelimpahan tahap II sekitar tiga minggu lalu. Dan jaksa yang menangani perkara ini adalah jaksa Ida Ayu Messi,” ujar pejabat yang akrab disapa Luga saat dikonfirmasi, Senin (15/3/2021) di Denpasar.

Namun demikian, lanjut Luga, meski berkas sudah diterima dari penyidik kurang lebih tiga minggu lalu, tapi hingga berita ini dibuat jaksa belum melimpahkan kasus ini ke PN Denpasar.

Alasannya pihak jaksa masih menunggu berkas perkara untuk tersangka lain yaitu inisial S yang saat ini belum dilimpahkan.

“Jaksa saat memeriksa bekas, menemukan dugaan adanya keterlibatan S dalam perkara ini. S diduga terlibat ikut menikmati setengah dari uang yang diduga hasil tidak pidana ini,” jelas pejabat asal Medan ini.

Oleh sebab itu, Jaksa masih menunggu proses pemberkasan untuk tersangka S selesai dan dilimpahkan ke kejaksaan oleh penyidik.

“Rencananya untuk tersangka RCN dan S bersama-sama dilimpahkan ke PN Denpasar. Jadi saat ini jaksa masih menunggu berkas tersangka S yang masih ada di penyidik,” pungkas Luga.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus yang menjerat RCN ini bermula pada Rabu (16/12) dini hari, MIS mendapat pesan masuk di aplikasi MiChat. Setelah direspon oleh MIS, kemudian disepakati tarif untuk dilakukan booking order (BO).

BACA JUGA:  Mantan Wabub Sudikerta Divonis 12 Tahun Penjara

Tidak berselang lama, datanglah dua orang pria yang masing – masing mengendarai sepeda motor masuk di areal parkiran kos korban. Satu diantara pria yang diduga S masuk ke kamar korban sesuai kesepakatan mereka melakukan BO.

Namun pria tersebut tidak sempat mengencaninya dengan alasan sedang sibuk menjawab chat dengan temannya. Dan tidak berselang lama, datanglah oknum anggota Polda Bali itu seakan – akan melakukan penggerebekan terhadap mereka.

Dihadapan oknum tersebut, MIS mengakui bahwa baru dua bulan terjun ke dunia hitam itu lantaran terpaksa pasca dirumahkan akibat Covid – 19. Ia juga mengaku tidak mempunyai mucikari dan menjual dirinya sendiri via aplikasi MiChat.

Terhadap korban MIS, RCN Christian meminta setiap bulan dikirimi uang sebesar Rp500 ribu. Selain itu, hanhphone korban diambil oleh tersangka dan apabila korban ingin Hp tersebut kembali harus membayar Rp1,5 juta.

Atas perbuatannya itu, RCN dijerat dengan Pasal 365 KUHP Jo Pasal 55 KUHP tentang perasaan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (sar)