Soal Indonesia Kebobolan Varian Baru Covid-19 B117, Ini Penjelasan Satgas

Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (FOTO : istimewa)

Beritabalionline.com – Indonesia kebobolan varian baru Covid-19 B117 asal Inggris. Mutasi dari virus SARS-CoV-2 itu berhasil menembus Indonesia pada awal Februari 2021.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengakui pemerintah tidak bisa menutup seluruh akses perjalanan internasional sehingga varian baru Covid-19 B117 bisa masuk Indonesia.

“Dunia ini saling berkaitan dan kita tidak bisa selamanya melumpuhkan mobilisasi yang juga mengancam sektor sosial ekonomi lainnya dan secara diplomasi Indonesia memiliki perjanjian perjalanan dengan beberapa negara,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/2/2021).

Masuknya varian baru Covid-19 B117 ke Indonesia menjadi pembelajaran berharga. Wiku mengatakan ke depan pemerintah perlu mengintensifkan upaya antisipatif terhadap imported case Covid-19 di pintu masuk Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga harus memperhatikan tingkat akurasi dari alat testing Covid-19. Kemudian prosedur karantina dan perawatan bagi pelaku perjalanan internasional.

“Serta pelaksanaan dari whole genome sequencing yang lebih holistik dan realtime,” sambungnya.

Menurut Wiku, upaya pemerintah mencegah masuknya Covid-19 dari luar negeri harus mendapat dukungan pelaku perjalanan internasional. Jika pelaku perjalanan internasional tidak bisa kooperatif maka pencegahan terhadap Covid-19 tidak berjalan maksimal.

“Dengan kerja sama yang baik maka hal-hal seperti ini bisa dicegah terjadi. Bukan hanya untuk Indonesia tapi juga belahan lainnya di global,” tandasnya. (itn)

BACA JUGA:  Polri Sebut Tak Ada Pelanggaran Hukum dalam Peristiwa Kerumunan Jokowi di Maumere