Periode 22-28 Februari 2021, Kasus Kematian Covid-19 Naik Tajam

Kematian akibat Covid-19. (FOTO : istimewa)

Beritabalionline.com – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kasus kematian Covid-19 di Indonesia meningkat sebesar 74,80 persen pada periode 22 sampai 28 Februari 2021.

“Ini adalah peningkatan yang sangat tajam mengingat beberapa minggu terakhir terjadi penurunan kematian,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Tercatat ada lima provinsi yang menyumbang kasus kematian Covid-19 tertinggi pada periode tersebut. Yakni, Jawa Tengah naik 410 kasus kematian Covid-19, Jawa Barat naik 117, Jawa Timur naik 73, Nusa Tenggara Timur naik 40 dan Sumatera Selatan naik 14.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh dari Covid-19 menurun pada periode yang sama. Wiku menyebut, ada penurunan 1,8 persen pasien sembuh dari Covid-19 dari pekan sebelumnya.

“Meskipun begitu, saya ingin mengapresiasi lima provinsi yang masih mencatatkan angka kesembuhan yang tinggi yaitu Jawa Tengah naik 7.756, Kalimantan Utara naik 1.248, Jawa Timur naik 901, Sumatera Barat naik 851 dan Kalimantan Timur naik 529,” jelasnya.

Kasus positif Covid-19 juga menurun pada periode 22 sampai 28 Februari 2021, yakni sebesar 8,50 persen. Namun, lima provinsi masih mencatat kenaikan kasus positif Covid-19 tertinggi pada periode tersebut.

Yaitu Sulawesi Selatan naik 776 kasus positif Covid-19, Papua naik 205, Jambi naik 108, Sulawesi Tengah naik 97 dan Kalimantan Utara naik 81. (itn)

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dan Perintahkan Kapolri Mengusut Tuntas