WN Rusia Buronan Interpol Kasus Narkotika Belum Dideportasi, Ini Kata Imigrasi Ngurah Rai

WN Rusia saat ditangkap petugas di sebuah villa kawasan Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, beberapa hari lalu. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – WN Rusia bernama Andrew Ayer alias Andrey Kovalenko (32) yang sebelumnya ditangkap petugas gabungan, hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai.

“Masih pendalaman,” kata Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai Putu Suhendra saat dikonfirmasi, Jumat (26/2/2021).

Disinggung kapan dilakukan deportasi terhadap Andrew Ayer yang ditangkap bersama istrinya Ekaterina Trubkina tersebut, Suhendra menyatakan belum bisa memastikan.

Saat ditanya kenapa ia ditetapkan sebagai DPO Interpol, Suhendra menerangkan jika Andrew Ayer masuk dalam daftar buruan Interpol atas kasus narkotika.

“Yang bersangkutan menjadi buronan Interpol atas kasus narkotika di negaranya. Kalau di Bali dia sudah menjalani hukuman,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andrew Ayer dibekuk petugas gabungan saat bersembunyi bersama istrinya bernama Ekaterina Trubkina di sebuah villa di kawasan Seminyak, Kuta, Badung, Rabu (24/2/2021) sekitar pukul 01.30 Wita.

Sebelumnya residivis kasus narkotika yang divonis 1 tahun 6 bulan di Pengadilan Negeri Denpasar ini diburu petugas gabungan karena melarikan diri.

Putu Suhendra menerangkan, saat itu Andrew Ayer dalam proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Di tengah proses pemeriksaan, pemilik paspor dengan nomor 7536xx ini dijenguk istrinya, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 13.20 Wita.

Usai dijenguk, WN Rusia yang ditangkap atas kepemilikan hasis seberat setengah kilogram ini semestinya akan kembali diperiksa petugas, namun ia nekat memilih kabur. (agw)

BACA JUGA:  Dikeroyok Tiga Pemuda Papua Lagi Mabuk, Dua Warga di Legian Babak Belur