Tim Penjinak Bom Polda Bali Amankan Pelantikan Bupati dan Wali Kota Terpilih

Tim penjinak bom Polda Bali sisir lokasi pelantikan bupati dan wali kota terpilih. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengerahkan 132 personel untuk mengamankan pelantikan bupati dan wali kota terpilih pada Pilkada serentak tahun 2020.

“Polda Bali dan perkuatannya dibantu instansi terkait dalam melaksanakan pengamanan baik terbuka maupun tertutup agar pelantikan bupati serta wali kota terpilih berjalan aman dan lancar,” kata Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Firman Nainggolan, Jumat (27/2/2021) di Gedung Wiswa Sabha, Renon, Denpasar.

Dijelaskannya, pengamanan dibagi menjadi 3 ring. Ring 1 di Gedung Wiswa Sabha, ring 2 di areal dalam kantor gubernur, sedangkan ring 3 di areal luar kantor gubernur.

“Pengamanan dilakukan secara ketat di pintu masuk Gedung Wiswa Sabha. Semua orang harus melewati security door dan yang boleh masuk hanya yang membawa id card,” terangnya.

Tak hanya itu, Polda Bali juga menerjunkan 10 personel Unit Jibom Den Gegana Sat Brimobda Bali serta 4 personel dengan 1 Satwa Pelacak (khusus bahan peledak) Unit Satwa (K9) dari Direktorat Sabhara Polda Bali.

Para personel tersebut melakukan sterilisasi dengan menyisir seluruh lokasi Gedung Wiswa Sabha dan parkiran gedung.

Ditambahkan, Kombes Firman Nainggolan, kendati dalam acara pelantikan tidak banyak dihadiri undangan, Polda Bali tetap melaksanakan pengamanan secara maksimal.

“Tidak boleh underestimate dan beranggapan bahwa ini hanya pengamanan biasa. Pengamanan akan dilakukan sesuai SOP yang ada,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Dukung Percepatan Penanganan Covid, Pemkot Denpasar Siap Bersinergi dengan Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat