Habisi Nyawa Teman Wanitanya, Oki Dituntut 15 Tahun Penjara

Terdakwa Oki P Mila alias Yunus, pelaku kasus pembunuhan terhadap teman wanitanya. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pria bernama Oki P Mila alias Yunus (32) yang menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan terhadap teman wanitanya bernama Elsabet Adji dituntut pidana penjara 15 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anak Agung Made Suarja Teja Buana menyatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP.

Diketahui, tuntutan hukuman 15 tahun adalah hukuman maksimal untuk tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP.

“Mohon kepada majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 15 tahun dikurangi masa penahanan terhadap terdakwa,” kata jaksa dalam sidang dengan majelis hakim yang diketuai I Dewa Made Budi Watsara, Selasa (16/2/2021) di PN Denpasar.

Dalam dakwaan diuraikan, kasus pembunuhan bermula dari kedatangan terdakwa ke kos pacarnya di Jalan I Wayan Gentuh, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 24.00 Wita.

Tiba di sana terdakwa lalu mengetuk pintu kamar korban. Meski berulang kali mengetuk, korban tidak juga membuka pintu kamarnya.

“Terdakwa lalu mengambil sapu lidi di samping kamar korban dan dipakai untuk melempar kamar korban,” ucap jaksa.

Tak berselang lama, dari dalam kamar korban terlihat seorang laki-laki membuka kain penutup jendela. Sontak terdakwa terkejut karena pacarnya memasukkan laki lain ke kamarnya.

Terdakwa yang sudah cemburu lalu menuju dapur umum rumah kos, dan mengambil pisau milik salah satu penghuni kos. Usai mengambil pisau terdakwa pergi dari tempat kos korban.

Esok harinya, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 12.00 Wita, mengirim pesan ke mesenger korban dan mengatakan mau ke tempat kos korban. Namun saat itu korban menolak dan minta pertemuan di luar tempat kos.

BACA JUGA:  Gelapkan Uang Perusahaan, Mantan Kacab Dituntut 2 Tahun 6 Bulan

Keduanya lantas sepakat bertemu di seputaran Dalung, Kuta Utara, Badung. Turun dari motor, tanpa banyak bicara terdakwa lalu mengeluarkan pisau dari pinggang dan langsung menusuk ulu hati korban.

Usai menusuk, terdakwa kemudian kabur sementara korban berteriak minta tolong sembari berkata bahwa ia ditusuk pisau oleh Oki. Oleh warga, korban dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan meninggal dunia.

“Dari hasil visum, korban dinyatakan meninggal setelah mengalami luka tusuk hingga menyebabkan pendarahan,” ungkap jaksa. (sar)