Gubernur Bali Minta Pegawai Pemerintah Berempati Bantu UMKM Tenun Endek

Gubernur Wayan Koster saat memberikan arahan mengenai SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali, Wayan Koster meminta pegawai instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga lainnya di Bali yang lebih dari 100.000 orang agar memiliki empati menyisihkan gajinya untuk membantu perajin tenun endek Bali yang sedang terdampak ekonominya di masa Pandemi Covid-19.

“Perlu diketahui bahwa kami di Pemprov Bali memiliki 20.000 lebih pegawai, di mana 11.000 ribu sebagai PNS dan sisanya sebagai pegawai kontrak. Saya minta instansi vertikal, bupati/wali kota, pegawai pemerintah, hingga perbankan yang mendapatkan gaji dan tunjangan bulanan, agar mereka menggunakan kain tenun endek Bali yang diproduksi di Pulau Dewata,” kata Koster saat memberikan arahan mengenai SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali, di Wantilan Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, pada Selasa (16/2).

“Sehingga para Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM yang bergerak di bidang industri tenun Bali bisa bangkit ekonominya di masa pandemi Covid-19. Kemudian secara serentak menggunakan pakaian busana berbahan kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali mulai hari Selasa, Anggara Kliwon Kulantir, tanggal 23 Februari 2021 mendatang,” sambungnya.

Lebih lanjut Koster mengatakan, kain tenun endek Bali sudah terdaftar sebagai kekayaan intelektual komunal ekspresi budaya tradisional di Kementerian Hukum dan HAM RI. Kemudian warisan budaya Bali ini juga mendapatkan momentum tampil di kancah dunia, setelah dilakukan kerjasama Permerintah Provinsi dengan Christian Dior, dalam penggunaan kain tenun endek Bali sebagai koleksi busana musim semi dan musim panas tahun 2021.

BACA JUGA:  Terkait Protes Ratusan Sopir Logistik Soal Surat Rapid Test, Ini Tanggapan Sekda Bali

“Dalam kerja sama itu, saya memberikan syarat kepada pemilik rumah mode kelas dunia asal Perancis tersebut yaitu agar mereka wajib menggunakan tenun endek Bali yang ditenun dan dijual oleh orang lokal di Bali,” ujarnya.

“Momentum tersebut, saya manfaatkan dengan mengeluarkan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 dengan menyasar instansi pemerintah dan vertikal, perguruan tinggi, bupati/walikota, pegawai perangkat daerah, BUMN hingga BUMD agar menggunakan pakaian atau busana berbahan kain tenun endek Bali dalam berbagai aktivitas pada setiap hari Selasa,” demikian Gubernur Koster. (ist)