WN Rusia Kabur dari Kantor Imigrasi, Petugas ‘Pelototi’ Pelabuhan dan Bandara di Bali

WN Rusia saat kabur dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai. (FOTO : capture CCTV)

Beritabalionline.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk meminta petugas imigrasi di wilayah Provinsi Bali agar berhati-hati dalam penanganan orang asing.

“Agar berhati-hati terhadap orang asing yang dikenakan sanksi keimigrasian sebelum yang bersangkutan dideportasi ke negara asalnya,” ucapnya, Senin (15/2/2021) di Denpasar.

Jamaruli juga mengingatkan anak buahnya untuk tidak sampai lalai dalam melaksanakan tugas serta melakukan sesuai dengan SOP.

Sebelumnya, seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Andrew Ayer (32) kabur dalam proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra mengatakan, pemilik paspor bernomor 7536xx ini sebelumnya telah menjalani hukuman pidana di Lapas Kelas IIA Kerobokan atas kasus narkotika.

“Setelah masa hukuman pidana berakhir dia lalu diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada tanggal 3 Februari 2021, untuk selanjutnya dikenakan tindakan administrasi keimigrasian pendeportasian,” tuturnya.

Di tengah proses pemeriksaan, ia dijenguk teman wanitanya yang juga warga negara Rusia bernama Ekaterina Trubkina, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 13.20 Wita.

Usai dijenguk temannya Andrew Ayer yang divonis 1 tahun 6 bulan atas kepemilikan hasis seberat setengah kilogram semestinya akan kembali diperiksa petugas. Namun ia memilih kabur.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, Andrew Ayer keluar pintu pemeriksaan dengan mengendap. Saat itu ia mengenakan celana panjang dan kaos warna hitam serta sepatu warna merah.

Setelah melewati dua orang yang tengah duduk di sebelah ruang pemeriksaan, Andrew Ayer lalu berlari keluar kantor imigrasi.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi Yayasan Al Ma’ruf Ngendap di Kejaksaan, Jaksa Bantah Ada Intervensi

Saat ini Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah mengusulkan penetapan nama Andrew Ayer dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ke Polda Bali serta melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Konsul Kehormatan Rusia dan Konsul Kehormatan Ukraina di Bali.

“Kita juga berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, GM Angkasa Pura I, maskapai penerbangan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan setempat untuk mencegah keberangkatan Andrew Ayer dan Ekaterina Trubkina keluar daerah Bali,” ucap Putu. (agw)