Kasus Pembunuhan Wanita Asal Banyuwangi Dipicu Persoalan Utang

Tabung gas yang digunakan memukul korban hingga tewas. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Polisi mengungkap motif Basori Arifin (24) menganiaya hingga menyebabkan Sri Widayu (47) tewas di rumah kontrakannya Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar Selatan masalah utang.

“Motifnya karena piutang,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Sabtu (6/2/2021) di Mapolresta Denpasar.

Dari pengakuan pelaku, sebelumnya ia bersama istrinya mendatangi korban dengan maksud untuk menagih utang Rp515 ribu, Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.

Di sana lalu terlibat cekcok antara korban dan pelaku dan korban sempat menampar istri pelaku.

Melihat istrinya ditampar, pelaku naik pitam dan memukul kepala korban dengan helm hingga pecah. Korban lalu berlari masuk ke dalam rumah dan dikejar oleh pelaku.

“Pelaku kemudian mendorong korban hingga korban jatuh ke belakang dan kepalanya terbentur tembok,” kata Kapolresta.

Pelaku yang sudah gelap mata kemudian mengambil tabung gas 3 kilogram di dalam kamar dan digunakan untuk memukul wajah korban.

Usai memukul korban, pelaku bersama istrinya kemudian pergi. Korban akhirnya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi luka parah di bagian wajah.

“Korban ini pedagang keripik pisang yang bahan bakunya (pisang) diperoleh dari pelaku dengan cara utang. Saat ditagih terjadi keributan sehingga ada penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal,” jelas Kombes Jansen. (agw)

BACA JUGA:  Kendalikan Peredaran Sabu, Kadek Rusdi Divonis 12 Tahun Penjara